Rabu 07 Oktober 2020, 00:45 WIB

Antisipasi Penularan Covid-19 di Lokasi Pengungsian Bencana

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Antisipasi Penularan Covid-19 di Lokasi Pengungsian Bencana

MI/Lina herlina
Petugas medis memeriksa kondisi kesehatan pengungsi banjir Luwu Utara, Sulawesi Selatan

 

JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan para pengungsi yang terdampak bencana di berbagai daerah agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Beberapa daerah saat ini sudah memasuki musim penghujan. Yang diprediksi akan berlangsung selama 6 bulan. Musim penghujan tahun ini terjadi karena adanya angin Lanina dengan curah hujan cukup tinggi yakni 40% lebih besar dan berpotensi menimbulkan bencana alam seperti banjir.

"Pemerintah daerah perlu mengantisipasi dampak banjir kepada warganya yang berada di lokasi pengungsian khususnya terkait sulitnya menjalankan protokol kesehatan," jelasnya saat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (6/10).

Dalam lokasi pengungsian bakal ada banyak warga yang menghuninya. Terdapat potensi besar lokasi pengungsian menjadi klaster baru apabila tidak diantisipasi sejak sekarang. Langkah yang paling tepat mencegahnya kata Wiku dengan kedisiplinan para pengungsi mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Baca juga : Kemendikbud Berperan Edukasi Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19

Terapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu kebersihan lokasi pengungsian dapat dijaga agar dapat melindungi para pengungsi dari penyakit-penyakit lainnya. Pemda dalam hal ini juga diminta memetakan dan merencanakan dengan baik terkait penyediaan dan kelayakan fasilitas pengungsian sebagai langkah antisipatif.

"Langkah promotif dan preventif dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang diwujudkan dengan protokol kesehatan merupakan hal yang utama dan harus dilakukan setiap individu (pengungsi)," imbau Wiku.

Langkah itu menurutnya lebih baik dibandingkan melakukan langkah kuratif. Bagi masyarakat yang tetap ingin melaksanakan haknya sebagaimana diatur undang-undang agar tetap menjaga protokol kesehatan dan mempertimbangkan risiko penularan yang ditimbulkan ketika terjadi kerumunan orang.

"Dengan melakukan pencegahan terhadap Covid-19, masyarakat telah membantu dan berkontribusi terhadap upaya pemerintah menekan angka kasus positif," pungkas Wiku. (OL-7)

Baca Juga

Dok kominfo

Palu, Mutiara di Pinggir Khatulistiwa

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 07:57 WIB
Pembangunan jaringan koneksi yang dilakukan Bakti Kominfo amat berarti dalam pemulihan wilayah pascabencana dua tahun lalu di...
ANTARA

6 Tontonan Animasi Anak & Keluarga untuk Temani Libur Panjang

👤Astri Novaria 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 06:00 WIB
Melalui tayangan ini anak dapat merasakan berbagai emosi mulai dari senang, sedih hingga haru dan memastikan anak dapat melihat diri mereka...
DOK ENESIS

OTG dapat Vitamin C 1000mg Gratis dari Amunizer

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 06:00 WIB
Gerakan 'Amunizer Bantu Indonesia Bangkit' ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya