Selasa 06 Oktober 2020, 18:47 WIB

Lemhannas RI Bahas Revitalisasi BUMN Bidang Energi

Retno Hemawati | Ekonomi
Lemhannas RI Bahas Revitalisasi BUMN Bidang Energi

Dok : Lemhanas
Lembaga Pertahanan Nasional menggelar seminar virtual mengusung tema Revitalisasi BUMN Bidang Energi Untuk Kesejahteraan Masyarakat.

 

Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) menggelar seminar virtual mengusung tema Revitalisasi BUMN Bidang Energi Untuk Kesejahteraan Masyarakat, Selasa (6/10).  

Seminar virtual dibuka langsung oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dari ruang kerjanya. Gubernur Lemhannas RI  mengatakan, peserta diharapkan dapat menyerap berbagai materi yang disampaikan para narasumber dalam seminar Lemhannas  ini.

“Kita ingin peserta juga mampu menyerap apa yang disampaikan dalam seminar ini, khususnya menyangkut permasalahan Revitalisasi BUMN Bidang Energi Untuk Kesejahteraan Masyarakat. Kita pahami bersama, energi memiliki peranan penting bagi peranan nasional. Sehingga pengelolaan energi harus dilaksanakan berkelanjutan,” sambung Agus Widjojo dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Selasa (6/10) sore.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin hadir menjadi pembicara pertama pertama menggantikan Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam seminar virtual  ia mengatakan, BUMN saat ini berada lebih dari 100 perusahaan. Namun jumlahnya terus berkurang. Total asetnya Rp8 ribu triliun. Dan yang kedua pendapatan BUMN sebelum Covid-19 berada diangka Rp2.100 triliun setahun. Ini sama besarnya dengan APBN pemerintah. Dengan sebesar ini BUMN memiliki peran sangat besar untuk ekonomi Indonesia.

Namun menurut Budi Gunadi, BUMN tetap terus melihat demand yang ada di masyarakat yang terus berubah atau mengalami transfrormasi yang cepat. Transisi sistem energi menjadi perhatian penting untuk tetap menstabilkan pendapat negara melalui BUMN.

“Prinsipnya adalah bangsa dan perusahaan yang menguasai tekhnologi dengan sistem energi ini, maka akan bisa bertahan dan mengalami kemajuan. Dan kita terus berusaha untuk melihat setiap perubahan atau transformasi di masyarakat dengan tetap memperhatikan transisi energi yang ada. Di depan mata, perubahan penggunaan bahan bakar minyak oleh kendaraan bisa jadi akan berubah dengan penggunaan tenaga listrik di tahun-tahun mendatang,” kata Budi Gunadi.  

Ia juga menyampaikan, sesuai dengan keinginan Presiden RI Jowo Widodo, bahwa BUMN harus siap dengan terus memperhatikan 3 hal yakni : Kedaulatan Energi, Keterjangkauan Energi dan juga Kesinambungan.

“Pertama yakni kedaulatan energi yang harus bertahan dan ketersediaannya selalu ada. Dan kedua keterjangkauan energi yang tidak hanya tersedia, namun juga harus terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan yang ketiga yakni suistainable atau kesinambungan yang artinya energi harus mengikuti perkembangan atau terus diperbaharui dan terbaru,” jelas Budi Gunadi.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memaparkan, Pertamina terus berupaya  merjaminnya ketersediaan energi dalam negeri, baik dari sumber di dalam negeri maupun di luar negeri.

Hal itu dilakukan dengan terus membangun infrastruktur energi untuk daerah belum berkembang sehingga dapat mengurangi disparitas antar daerah. Termasuk juga tercapainya peningkatan akses masyarakat yang tidak mampu dan atau yang tinggal di daerah terpencil terhadap energi. “Tidak itu saja, penting untuk terjaganya kelestarian fungsi lingkungan hidup dan terjaminnya pengelolaan sumber daya energi secara optimal, terpadu, dan berkelanjutan,” jelas Nicke Widyawati.

Nicke juga mengatakan, hingga saat ini di tengah pandemi Covid-19  Pertamina terus mempertahankan ribuan karyawannya tanpa ada PHK.
“Pertamina terus mendukung perekonomian masyarakat kecil seperti kolaborasi dengan ojol dan angkot dengan program berbagi berkah. Dan hingga saat ini kami (Pertamina) tetap mempertahankan ribuan karyawan tanpa ada PHK. Ini untuk kelangsungan berjalannya ekonomi negeri,” tutup Nicke. (RO/OL-12)

Baca Juga

Antara/Dedhez Anggara

Bank Dunia Kucurkan US$1 Juta untuk Sektor Perikanan RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:28 WIB
Pembiayaan itu bertujuan mendukung investasi berkelanjutan di sektor perikanan Indonesia. Serta, meningkatkan kesejahteraan warga yang...
MI/Bagus Suryo

Ekonomi di Ambang Resesi, Rencana Kenaikan Cukai Terus Berlanjut

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:02 WIB
Kenaikan cukai rokok yang sangat tinggi, yaitu rata-rata 23% dibarengi dengan kenaikan Harga Jual Eceran sebesar 35% bisa berdampak pada...
MI/Bary Fathahilah

Memaksimalkan UMKM Halal di Tengah Pandemi

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:50 WIB
UMKM perlu melihat peluang ini mulai dari logistik, bahan baku, distribusi dan pendukung lainnya sehingga bisa berkembang melalui branding...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya