Selasa 06 Oktober 2020, 18:15 WIB

Mentan SYL Puji Lampung Sebagai Penyumbang Pangan Nasional

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan SYL  Puji Lampung Sebagai Penyumbang Pangan Nasional

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul mengoperasikan traktor.

 

Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengapresiasi ketangguhan Provinsi Lampung sebagai penyumbang terbesar pangan nasional. Yakni tahun 2019 menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi ke-6 di Indonesia.

"Selama pandemi, sektor pertanian tumbuh positif 16,24%. Bahkan kinerja ekspornya sangat menggembirakan, mencapai Rp258 triliun. Ini tanda pertanian bukan saja menjanjikan, namun juga menguntungkan," kata Syahrul saat lakukan Panen Raya, Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam, di Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, Selasa (6/10/2020).

Didampingi Gubernur Arinal Djunaidi, Anggota DPR RI Daerah Hanan A Rozak, serta pejabat eselon satu Kementerian Pertanian, Mentan SYL berharap Lampung mampu mempertahankan dan meningkatkan produksi meskipun dihadapkan pada tantangan maraknya alih fungsi lahan.

Baca Juga: Kementan Perkuat Peran Kostratani Sebagai Pembangunan Pertanian

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menegaskan Kementan terus berkomitmen menyalurkan bantuan untuk budidaya, penanganan pasca panen dan fasilitas permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Khusus Lampung Tengah, Suwandi menilai memiliki andil yang cukup besar untuk menambah sumbangan produksi padi. Karenanya telah disalurkan bantuan benih, budidaya padi, sampai alsintan pasca panen.

Serap KUR
Suwandi juga meminta petani bisa menyerap KUR melalui gerakan kostraling sebagai pengamanan harga gabah. Dengan demikian, ketika musim panen, petani tidak lagi menerima harga gabah yang rendah.

"Kami sudah sediakan KUR untuk komoditas tanaman pangan, silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama bagi penggilingan padi, bisa digunakan untuk menyerap gabah petani dengan harga yang layak,“ lanjut Suwandi.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan, bahwa KUR sektor pertanian di Lampung mencapai Rp1,5 triliun atau 61,95% dari target.

"Serapan KUR Lampung ada di peringkat 5 nasional Pak Menteri. Setelah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kampung-nya Pak Menteri, Sulawesi Selatan dan Jawa Barat," ujar Arinal.

Arinal berharap, Provinsi Lampung sebagai salah satu lokomotif pembangunan pertanian nasional memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan perekonomian. (RO/OL-10)

Baca Juga

AFP

Harga Minyak Dunia Merosot karena Tekanan Libya

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:21 WIB
Harga minyak dunia memperpanjang penurunannya karena prospek permintaan yang memburuk seiring dengan rencana Libya untuk menggandakan...
Antara

Inflasi Oktober Diprediksi 0,05% Secara Antarbulan

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:13 WIB
Perekomian Indonesia akan mengalami inflasi sebesar 0,05% month on month (mom) atau 1,4% secara tahunan (year on year/yoy) pada...
Antara

Sistem Perbendaharaan Andal, Praktik Lancung Dapat Dicegah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:49 WIB
Indonesia telah memiliki sistem pengelolaan keuangan dan perbendaharaan negara yang dapat diandalkan di tengah tekanan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya