Selasa 06 Oktober 2020, 04:59 WIB

Hukum Mesti Tegak di Bumi Cendrawasih

Cah/P-1 | Politik dan Hukum
Hukum Mesti Tegak di Bumi Cendrawasih

MI/M IRFAN
Menko Polhukam Mahfud MD

 

APA landasan dari pembentukan TGPF?

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya antara tanggal 17 sampai 19 September telah tewas penduduk sipil dan anggota TNI di Intan Jaya, Papua. Ini menimbulkan banyak perdebatan di tengah masyarakat, siapa yang melakukan dan siapa yang menjadi korban.

Kelompok kekerasan bersenjata yang menurut TNI dan Polri bertanggung jawab, itu justru menuding balik bahwa yang melakukan adalah aparat. Nah terakhir itu diramaikan dengan tewasnya Pendeta Yeremia Zanambani karena ditembak. Tetapi, sampai sekarang belum jelas karena aparat sendiri masih sulit menembus keluarganya, apalagi melihat mayatnya, sedangkan saling tuding masih terjadi.

Benarkah pembentukan TGPF atas aspirasi masyarakat?

Pemerintah akan tegas untuk melakukan penegakan hukum sebagaimana mestinya dan memberi penjelasan tentang fakta-fakta sebenarnya ke masyarakat.

Banyak masukan dan aspirasi dari tokoh masyarakat, agama, dewan persekutuan gereja, yang minta dua hal tersebut yaitu segera dilakukan penegakan hukum seterang-terangnya dan segera dibentuk tim pencari fakta.

Oleh sebab itu, pemerintah sudah meminta Polri agar terus melakukan proses hukum. Kemudian juga kami membentuk TGPF kasus Intan Jaya dengan Nomor Keputusan Nomor 83 tahun 2020.

Apakah pemerintah ingin menjaga kepercayaan publik lewat TGPF?

Insiden ini menimbulkan saling tuding siapa pelakunya karena memang medannya berat. Kemudian TNI ketika mau masuk ke peristiwa tidak mudah, keluarga tidak membolehkan menengok jenazah sehingga lalu dari peritiswa itu banyak usul kepada pemerintah dari masyarakat ke pemerintah termasuk dari persekutuan gereja-gereja agar melakukan minimal dua hal, satu mengungkap kasus itu dan membawa ke ranah hukum secara transparan dan kedua membentuk tim pencari fakta.

Yang pengungkapan kasus hukum, kita sudah bicara. Polri juga sudah menegaskan, sekarang terus disidik kasus itu agar bisa ditemukan dan dibawa ke pengadilan pelakunya dalam waktu yang cepat dan dalam cara yang transparan, bisa dilihat oleh masyarakat.

Unsur mana saja yang menjadi bagian dalam TGPF?

Tim ini terdiri dari dua komponen. Ada komponen pengarah yang itu ada pejabat-pejabat resmi dari Kemenko Polhukam maupun TNI- Polri kemudian ada dari Kantor Staf Kepresidenan. Kemudian ada dari Badan Intelijen Negara (BIN), dari tokoh masyarakat Papua, Michael Manufandu, lalu tim investigasi lapang an ada sebanyak 18 orang. (Cah/P-1)

Baca Juga

Ist

Dewan Pakar NasDemĀ Rampungkan 6 Sesi Bahas UU Cipta Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 09:48 WIB
Indonesia harus memulai dari sekarang berbagai riset dan inovasi teknologi berkaitan dengan bidang-bidang strategis yang selama ini belum...
Dok Departemen Pertahanan AS

Safari Prabowo Subianto Dinilai Sebagai Cermin Politik Bebas Aktif

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 09:11 WIB
Selain sebagai cerminan politik bebas aktif, safari prabowo ke AS, Austria dan Prancis merupakan hal baik dari sisi diplomasi...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Pemerintah Diminta Perhatikan Pelaku Usaha Kalangan Bawah

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 08:15 WIB
Uluran tangan negara berupa bantuan modal harus merata supaya ekonomi kembali bergairah dan kesejahteraan masyarakat kembali...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya