Selasa 06 Oktober 2020, 05:50 WIB

RI Dorong Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur

Des/Ant/E-3 | Ekonomi
RI Dorong Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan.

 

Indonesia mendorong kerja sama pembiayaan infrastruktur dan pembiayaan berkelanjutan dalam pertemuan virtual para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN atau ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors’ Meeting (AFMGM) pada 2 Oktober lalu.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan dalam hal ini Indonesia mendorong pengembangan inisiatif kawasan untuk pembangunan infrastruktur termasuk untuk mendukung transformasi ke era teknologi digital. “Prioritas Indonesia mendorong pembangunan infrastruktur bukan hanya memfasilitasi aktivitas ekonomi selama pandemi namun juga mengantisipasi pergeseran modalitas proses belajar mengajar melalui platform digital,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Suahasil juga mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan proses keanggotaan di Financial Action Task Force (FATF) yang sempat tertunda akibat pandemi.

Suahasil turut mendukung perkembangan yang telah dicapai oleh ASEAN Infrastructure Fund (AIF) dengan inisiatif fasilitas pembiayaan hijau katalitik ASEAN atau ASEAN catalytic green finance facility (ACGF).

Komitmen dalam fasilitas ACGF sebesar US$1,5 miliar tersebut dalam waktu dekat akan mulai dilakukan pe­nyaluran bagi beberapa proyek strategis di beberapa negara termasuk Indonesia.

Suahasil melanjutkan Indonesia mendorong pembiayaan yang berkelanjutan di ASEAN karena inisiatif itu dinilai sebagai salah satu mesin pendorong pemulihan ekonomi di kawasan.

Potensi pengembangan pembiayaan berkelanjutan bagi negara ASEAN terbuka sangat lebar, terutama dilihat dari pertumbuhan pasar obligasi berkelanjutan dunia yang sangat pesat.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara terdepan dalam pengembangan pembiayaan berkelanjutan yang salah satunya melalui penerbitan obligasi hijau dan berkelanjutan, baik oleh pemerintah maupun korporasi dengan nilai total US$3,4 miliar. (Des/Ant/E-3)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Maulana Surya

Airnav: Main Layangan di Area Bandara Bakal Kena denda Rp1 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:37 WIB
Layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara dapat membahayakan pesawat udara yang lepas landas dan mendarat di bandara...
Antara

Hindari Perjalanan ke Puncak Saat Libur Panjang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:23 WIB
Pengendara jalan diimbau untuk menghindari perjalanan ke Puncak, Bogor, Jawa Barat saat libur...
MI/Susanto

Pemerintah Fokus Ketersediaan Lapangan Kerja Dampak dari Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 15:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah saat ini fokus untuk memastikan ketersediaan lapangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya