Selasa 06 Oktober 2020, 01:00 WIB

Warga Samarinda Dekat Makam Covid-19 Tuntut Disinfeksi Rutin

mediaindonesia.com | Nusantara
Warga Samarinda Dekat Makam Covid-19 Tuntut Disinfeksi Rutin

MI/Ricky Julian
Ilustrasi kegiatan disinfeksi sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19

 

AKSI unjuk rasa dilakukan oleh puluhan warga yang tinggal di sekitar pemakaman khusus covid-19 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka menuntut pemerintah setempat agar secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan yang dilalui oleh mobil jenazah menuju pemakaman.

Aksi yang dilakukan warga RT 20, 21 dan 22 Jalan Serayu Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, pada Senin (5/10), dipicu rasa khawatir jika tidak ada penyemprotan disinfektan akan menimbulkan penularan covid-19 pada masyarakat.

"Kami berharap setiap ada pengangkutan jenazah juga dilakukan penyemprotan disinfektan, kami warga di sini takut tertular korona," kata salah satu warga, Saipul Hadi.

Menurut Saipul, sebelumnya memang saat mobil jenazah mengangkut pasien meninggal karena covid-19 selalu diiringi dengan mobil lain yang melakukan penyemprotan disinfektan.

"Tapi dalam beberapa minggu terakhir, kami tidak melihat adanya mobil melakukan penyemprotan, makanya kami merasa khawatir," jelasnya.

Baca juga: Karyawan Positif Covid-19, Pelayanan Medis RSUD Samarinda Ditutup

Berdasarkan keterangan dari sejumlah aparat desa, ucap Saipul, tidak adanya penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi makam tersebut karena telah habisnya dana dari Pemkot Samarinda.

"Terus terang kalau tidak ada solusi, akses makam ini akan kami tutup," imbuh Tohari rekan Saipul.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro melakukan mediasi dengan warga. Kapolsek memberikan jaminan untuk ke depan akan melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan yang
dilalui tim pemakaman.

"Kami berikan garansi, dan Polres siap melakukan penyemprotan disinfektan," tegas Rengga.

Sementara Lurah Tanah Merah Joko mengatakan pihaknya bersama warga sudah sempat menggalang iuran untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

"Saat ini dana yang terkumpul sudah habis, sehingga masyarakat melakukan demo," tutur Joko.

Pemakaman Raudhatul Jannah di Jalan Serayu merupakan pemakaman khusus yang disiapkan Pemkot Samarinda untuk pasien meninggal akibat covid-19. Makam dengan luas lahan sekitar 15 hektare sebenarnya cukup jauh dari permukiman warga dan saat ini sudah lebih dari 100 pasien dikuburkan di pemakaman tersebut.(Ant/OL-5)

Baca Juga

MI/Benny Bastiandy

Wisatawan Harus Disiplin Prokes

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:37 WIB
Memasuki status oranye covid-19, Pemkab Sukabumi meminta warga dan wisatawan untuk mematuhi protokol...
MI/M Taufan SP Bustan

Maulid Nabi Momen Ciptakan Generasi Muda Berakhlak

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:28 WIB
Perjuangan Rasulullah  telah menciptakan generasi muda berkarakter dan mimiliki akhlak mulia. Nabi pernah merasakan masa muda...
MI/Rendy Ferdiansyah

Cegah Konflik, Gajah di Riau Diberi GPS Collar

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:42 WIB
Mencegah konflik manusia dengan satwa liar, BKSDA Riau, Rimba Satwa Foundation, Perkumpulan Gajah Indonesia , dan penggiat satwa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya