Senin 05 Oktober 2020, 18:35 WIB

Solskjaer Ambil Tanggung Tanggung Jawab atas Kekalahan MU

Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola
Solskjaer Ambil Tanggung Tanggung Jawab atas Kekalahan MU

AFP/OLI SCARFF
Arsitek Manchester United Ole Gunnar Solskjaer hanya bisa memegangi kepalanya melihat timnya digasak Spurs 1-6.

 

KEKALAHAN memalukan Manchester United 1-6 dari Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada Minggu (4/10) mulai memunculkan efek domino. Permainan 'Setan Merah' dikritisi banyak pihak, termasuk oleh mantan penggawanya Patrice Evra. Ia  menyebut para pemain tidak pantas bermain untuk Setan Merah di laga tersebut.

Ia menyebut barisan belakang MU sangat berantakan dan pemain tidak menampilkan performa yang seharusnya MU tunjukkan. Di babak pertama saja MU telah tertinggal 1-4 meski sempat membuka gol terlebih dahulu oleh Bruno Fernandes.

Baca juga: Mantan Pemain MU Sebut Cedera Pogba tidak Wajar

"Apakah anda melihat pertandingan itu? Saya bahkan tidak mau berkomentar untuk membicarakan terkait pertandingan itu. Ini adalah bencana. Saran saya kepada fan MU saat ini adalah membeli playstation dan membeli pemain seperti Sancho bahkan Lionel Messi, karena pertandingan itu adalah bencana," ungkap Evra dikutip Sky Sport, Senin (5/10).

Sebagai mantan pemain, dirinya tidak suka menunjuk pemain mana yang bersalah. Ia hanya menyebut pertahanan MU sangat mencengangkan. Bailly telah diberikan kesempatan bermain dibandingkan Lindelof dan membuat kesalahan. Karenanya Evra menyebut sang pemain nanti tidak perlu menangis bila tidak mendapatkan kesempatan bermain.

Dalam kesempatan yang berbeda, arsitek Hotspur Jose Mourinho mengaku bangga atas apa yang dicapai anak asuhannya. Menurutnya malam ini merupakan malam bersejarah bagi klub, bagi pemain, dan bahkan bagi dirinya sendiri.

"Saya memperoleh banyak kemenangan di stadion ini, sebagian besar dengan Manchester United, tetapi juga dengan Chelsea, Real Madrid dan sekarang Totenham," ungkap Mourinho dilansir Eurosports, Senin (5/10).

Hal yang membuat Totenham cukup luar biasa, kata dia adalah pertandingan tersebut merupakan pertandingan ke empat dalam satu pekan dan timnya sempat tertinggal satu gol terlebih dahulu.

"Tim ini mampu mengatasi padatnya jadwal. Jika tim ini mampu, struktur klub ini pun disebut berhasil karena membuat tim ini ada. Kami datang ke sini dengan pemain yang fresh dengan sejumlah pemain mengalami cedera," terang Mourinho.

"Kebobolan di menit awal dapat membuat kami bisa saja hancur. Saya senang dan bangga karena kami memiliki catatan rekor unik di stadion ini," imbuh Mourinho.

Meski Mu akhirnya harus bermain dengan 10 pemain, namun Mourinho menyebut hal tersebut tidak memberikan pengaruh banyak dengan hasil kemenangan timnya. Sebab sebelum kartu merah tersebut timnya sudah unggul 2-1 dan telah mendominasi laga.

"Kami merupakan tim yang lebih baik, mereka tidak dapat menghentikan kami ketika 11 vs 11. Kami telah menang meski melewatkan sejumlah kesempatan, penampilan tim sangat luar biasa," tutur Mourinho.

Dalam kesempatan tersebut Mourinho pun memberikan rasa simpatinya kepada pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikannya. "Aku bersimpati kepada Ole karea hasil akhir laga ini. Aku tidak pernah ingat kalau pernah kalah dengan enam gol, tetapi aku pernah kalah dengan lima gol dan empat gol, Saya tahu itu menyakitkan, saya dapat membayangkan malam ini dia (Ole) tidak dapat tidur dengan nyenyak," pungkas Mourinho.

Kepada BBC Solskjaer berharap pemainnya dpat kembali dengan mindset yang baru usai jeda internasional. "Ini adalah musim kedua saya di EPL jadi ini sangat menyulitkan untuk mengungkapkannya dengan kata kata. Ini adalah perasaan yang sangat buruk, hari terburuk yang pernah saya alami sebagai manager Manchester United dan sebagai pemain," tutur Solskjaer.

"Saya pernah terlibat dalam kekalahan besar sebelumnya dan kami mampu bangkit kembali, jadi kami akan membiarkan para pemain untuk mengambil jeda tersebut, kembali mencari hasratnya dan kami akan membantu mereka," imbuh Solskjaer.

Bagi sang manager dengan hasil seperti ini penting bagi pemain untuk menjernihkan pikirannya dan menatap kedepan. Terkadang anda membuat kesalahan dalam satu pertandingan dn itu bagian dari hidup. Timnya malam ini membuat banyak kesalahan dan melawan tim yang sangat bagus sehingga langsung menghukum timnya setiap adanya kesalahan.

Solskjaer mengakui tanggung jawab kekalahan ini sepenuhnya ada pada dirinya, meski ketika ia tidak mengetahui apa yang harus diubah agar membuat situasi lebih baik.

"Apakah bentuknya berbeda, mentalitasnya, saya tidak tahu, tapi akan berbeda. Kami tidak bisa menerima penampilan seperti ini. Saya angkat tangan, saya yang bertanggung jawab dan saya bertanggung jawab untuk ini." pungkas Solskjaer. (Dro/Eurosports/A-1)

 

Baca Juga

AFP/Ian KINGTON / IKIMAGES

Arteta Akui Gagal Dapatkan yang Terbaik dari Oezil

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 09:09 WIB
Oezil sudah tidak bermain untuk Arsenal sejak 7 Maret dan kontraknya akan habis pada akhir musim...
AFP/ANDREAS GEBERT

Flick Lontarkan Pujian untuk Mueller

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 07:21 WIB
Flick tidak sungkan memuji Thomas Mueller di laga tersebut. Ia menyebut Mueller seperti perpanjangan tangannya di...
AFP/Kenzo Tribouillard

Meski Menang, Klopp tidak Puas dengan Performa Liverpool

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 07:17 WIB
Meski mendapat tiga poin, Klopp tidak menyangkal timnya bermain dalam permainan yang kurang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya