Senin 05 Oktober 2020, 19:57 WIB

RUU Cipta Kerja Disahkan, Buruh Yakin Aspirasi Diakomodasi

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
RUU Cipta Kerja Disahkan, Buruh Yakin Aspirasi Diakomodasi

Antara
Ilustrasi

 

DPR RI bersama pemerintah telah mengesahkan RUU Cipta Kerja melalui Rapat Paripurna di DPR RI hari ini, Senin (5/10).

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menilai, di tengah kontroversi yang mungkin muncul akibat pengesahan tersebut, pihaknya meyakini bahwa RUU yang disahkan telah mengakomodir kepentingan buruh.

"Kita apresiasi tentu saja bahwa ini sudah disahkan, tentu dengan segala pertimbangannya yang kami yakin pasti untuk kebaikan bersama seluruh bangsa ini dan karena ini sudah sejak awal kami kawal maka kami pun yakin bahwa kepentingan buruh bisa diakomodir dalam UU ini," kata Wasekjen DPP KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai Arnod Sihite dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/10).

Dijelaskan Arnod Sihite ketua Umum FSP PPMI SPSI, substansi aspirasi buruh dalam RUU ini terkait beberapa hal pokok yaitu soal upah, Outsourcing,PKWT dan PHK Pesangon agar tetap dipertahankan yang semangatnya sesuai dengan UU 13 Tahun 2003. "Ini aspek-aspek yang kita kawal sejak lama agar ini dipertahankan atau lebih baik lagi," sambung anggota LKS Tripartitnas tersebut.

Ditambahkan dia bahwa Tim Teknis RUU Ciptaker dari 4 konfederasi Serikat Buruh yaitu KSPSI, KSBSI, KSPN, KSARBUMUSI dan 2 Federasi Serikat pekerja Perkebunan Nusantara dan Perkayuan dan Kehutanan Indonesia yang bergabung mewakili 39 Federasi terbesar organisasi serikat pekerja buruh selama ini telah banyak melakukan advokasi. 

"Yang muaranya sama yaitu kesejahteraan buruh Indonesia. Bahkan kami juga mendorong DPR RI agar kualitas tenaga kerja Indonesia dapat terus ditingkatkan termasuk melalui kebijakan anggaran pelatihan sehingga angkatan kerja Indonesia dapat terserap dengan baik di pasar kerja," katanya.

Dengan hal tersebut, maka keahlian yang dimiliki pekerja buruh akan memiliki daya saing sehingga dapat lebih produktif dan tentu saja berdampak bukan saja pada peningkatan kualitas diri dan kerja tetapi juga ikut memberi kontribusi pada upaya penyehatan dunia usaha. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA/Asep Fathulrahman

Ada Wewenang Diskresi Kepala Daerah di UU Cipta Kerja

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:08 WIB
UU Ciptaker juga mengamanatkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar mempercepat penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah...
ANTARA/Kemal Tohir

Polri Tegaskan Penangkapan Sugi Nur Sesuai Prosedur

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:07 WIB
Sugi Nur ditangkap lantaran dianggap telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan...
Dok MI

Psikolog Sebut Polisi Rentan Salah Gunakan Narkoba

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:34 WIB
Tuntutan menuntaskan kasus dengan cepat bisa membuat kesehatan jiwa polisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya