Senin 05 Oktober 2020, 19:43 WIB

PMI: Disiplin Protokol Kesehatan Sulit Terlaksana Tanpa Sanksi

Atalya Puspa | Humaniora
PMI: Disiplin Protokol Kesehatan Sulit Terlaksana Tanpa Sanksi

MI/M Irfan
Pejalan kaki melintasi mural terkait 3M di kawasan Cawang, Jakarta.

 

PALANG Merah Indonesia (PMI) menilai disiplin protokol kesehatan sulit diterapkan, jika tidak ada sanksi yang memberikan efek jera kepada pelanggar.

"Saat ini, pemerintah daerah baik tingkat provinsi, kabupaten maupun kota, mulai memberlakukan aturan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan," ujar Sekretaris Jendral PMI Sudirman Said dalam keterangan resmi, Senin (5/10).

Menurutnya, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla berulang kali menyebut disiplin protokol kesehatan sulit terlaksana jika tidak ada sanksi. Tentunya, sanksi ini penting untuk mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Apalagi saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Sanksi Pidana Bagi Paslon Pelanggar Prokes Dinilai Kurang Efektif

Kasus kematian akibat covid-19 terus meningkat, namun sayangnya masih banyak warga yang menganggap covid-19 sebagai hal biasa. Per Senin (5/10), lebih dari 11 ribu orang meninggal akibat virus tersebut.

"Selain edukasi dan sosialisasi, sanksi pun harus diterapkan. Sehingga, masyarakat sadar bahwa keselamatannya sedang terancam. Penggunaan masker wajib diterapkan bagi yang beraktivitas di luar rumah," imbuhnya.

Sudirman menyoroti masih adanya warga menggunakan masker dengan tidak tepat. Apalagi mereka memakai masker hanya untuk menghindari razia petugas.

Pihaknya sudah mengerahkan seluruh personel untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan covid-19. Seperti, menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Baca juga: Penyampaian Informasi Covid-19 pada Anak Harus Sesuai Kapasitas

Terkait edukasi masker, lanjut dia, masih ada warga yang salah dalam penggunaannya. Seperti, cara melepas masker dengan memegang tali, kemudian masker harus menutup batang hidung hingga dagu.

Selain itu, masker kain yang digunakan harus dicuci setelah empat jam pemakaian. Lebih lanjut, dia mengingatkan masyarakat untuk menghindari kerumunan, yang berpotensi menjadi klaster penyebaran covid-19.

"Ingat, jangan sampai diri sendiri dan orang tercinta menjadi korban akibat kelalaian dan ketidakpedulian terhadap covid-19. Selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan," tandasnya.(OL-11)

Baca Juga

Biro Pers Istana

Jokowi: Penghormatan Tertinggi untuk Dokter Gugur saat Pandemi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 18:20 WIB
"Keteladanan yang ditunjukkan para dokter di masa pandemi ini telah menginspirasi jutaan anak bangsa untuk saling menolong, saling...
Ist

Osteoporosis Bukan Hanya Soal Kurang Kalsium

👤Eni Kartinah 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 17:43 WIB
Konsumsi obat-obatan golongan steroid dan beberapa jenis penyakit seperti autoimun, ginjal, hati, radang sendi, serta hipertiroid juga bisa...
Dok MI

Perlu Sosialisasi Masif untuk Tingkatkan Pemahaman soal Kanker

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 17:40 WIB
Minimnya informasi tentang kanker, menurut Lestari, menyebabkan masyarakat kerap terlambat dalam mengantisipasi gejala-gejala kanker yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya