Senin 05 Oktober 2020, 16:22 WIB

Tujuh Perumahan di Depok Terendam Banjir

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Tujuh Perumahan di Depok Terendam Banjir

Ilustrasi
Dokumentasi: Seorang warga berbelanja saat terjadi genangan air di Mampang, Depok, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020).

 

HUJAN dengan intensitas tinggi yang turun semalaman sejak Minggu (4/10) hingga Senin dini hari (5/10) merendam tujuh perumahan di Kota Depok, Jawa Barat. Level air rata-rata setinggi pinggul orang dewasa atau sekitar 70 sentimeter.

Tujuh perumahan yang terendam banjir yakni, Bukit Cengkeh II, Taman Duta, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Lainnya, Perumahan Permata, Citayam. Perumahan Bukit Sawangan Indah (BSI) Sawangan. Perumahan Kampung Utan, Citayam, Kota Depok dan Vitara.

Baca juga: Hak Jawab dan Protes Kepala Sekolah SMAN 4 Depok

Luapan air mulai merambah masuk perumahan sekitar pukul 02.00 WIB. Meski volume air cukup deras, barang-barang penting di dalam rumah bisa terselamatkan dan warga tidak sampai mengungsi.

Kepala bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Denny Setiawan mengatakan, tingginya intensitas hujan menimbulkan dampak banjir yang merendam tujuh wilayah, yang dikepung banjir hingga ke dalaman 50-70 sentimeter.

Air mulai naik ke perumahan atau permukiman warga di Kota Depok pada Senin (5/9) dini hari pukul 02.00 WIB. "Air kiriman dari hulu menyebabkan banjir bertambah tinggi," kata Denny saat meninjau lokasi banjir di Kampung Utan, Citayam, Pancoranmas, Kota Depok, Senin (5/10).

Kata Denny, tak hanya permukiman yang dilanda banjir. Banjir dan genangan terjadi di sejumlah titik. Antara lain, Jalan Vitara, Jalan Kampung Utan, Jalan Margonda dan Jalan Arif Rahman Hakim.

"Kami mencatat setidaknya ada enam ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air 30-70 sentimeter," ungkap Denny.

Baca juga: Pemkot Depok Izinkan Warganya Gelar Resepsi Pernikahan

Bambang salah seorang pengendara roda dua yang hendak melewati jalan Taman Duta, Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok mengatakan terpaksa harus menunggu.

Pasalnya, kedalaman air tidak memungkinkan kendaraannya untuk bisa melintasi jalan tersebut. "Rawan agak dalam tak berani lewat, " katanya. (KG/A-3)

Baca Juga

Dok: Pemprov DKI

Pemprov DKI Siapkan Pembangunan Pengolahan Air Limbah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:05 WIB
Juaini mengatakan utamanya pembangunan SPALD-T ini dilakukan di lingkungan permukiman padat penduduk yang belum memiliki sanitasi yang...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Kurangi Debit Kali Sunter, Pemkot Jaktim Normalisasi Sodetan Waduk

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:57 WIB
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengungkapkan target pelebaran sodetan itu selesai dalam waktu satu sampai dua pekan ke...
MI/Bary Fathahilah

Antisipasi Pohon Tumbang, Pemkot Jakbar Pangkas 5.592 Pohon

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:12 WIB
Pemangkasan dilakukan sebagai antisipasi pohon tumbang, sejak Januari hingga September...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya