Senin 05 Oktober 2020, 15:20 WIB

Bulan Dana PMI, Anies Targetkan Peningkatan Donor

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Bulan Dana PMI, Anies Targetkan Peningkatan Donor

MI/ANDRI WIDIYANTO
Warga sedang mendonorkan darah di Gedung PMI Provinsi DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (27/8)

 

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengkukuhkan panitia Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) 2020 secara daring, Senin (5/10). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PMI Muhammad Jusuf Kalla dan Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Efendi beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Anies memberikan apresiasi khusus kepada jajaran PMI, karena telah bergerak cepat khususnya dalam hal penanganan covid-19 di Jakarta sejak awal pandemi.

“Kami apresiasi kepada seluruh jajaran PMI, utamanya kepada Ketua Umum PMI Bapak Muh Jusuf Kalla yang memulai dengan berbagai macam kegiatan PMI di wilayah DKI Jakarta sejak masa awal pandemi ini terjadi, alhamdulillah manfaatmya kita rasakan terus sampai sekarang,” ucap Anies mengawali sambutannya.

Baca juga: DKI dan Bodebek Harus Ada Kesepakatan Kebijakan

Anies turut menerangkan bahwa Bulan Dana PMI 2020 berbeda dikarenakan kondisi pandemi covid-19. Sehingga target penerimaan pun turun menjadi 21 miliar rupiah, berkurang dari tahun lalu yang mencapai 26,9 miliar rupiah. Meski demikian, Anies tetap optimis untuk lampaui target.

“Mudah-mudahan kita bisa lampaui target. Ini mungkin berbeda dengan pertumbuhan ekonomi karena ini pertumbuhannya solidaritas sosial. Insya Allah pertumbuhan solidaritas sosial tak mengalami resesi dan malah tumbuh berkembang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, menurut Anies optomisme untuk melampaui target tersebut didasarkan pada semangat masyarakat untuk membantu meringankan beban sesama yang meningkat saat pandemi covid-19. Salah satunya seperti yang telah berhasil dikumpulkan melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

“Justru ini masanya kita bisa menggerakkan orang karena kita sedang menghadapi ancaman kemanusiaan. Berkaca pada pengalaman KSBB lalu, ini menjadi sebuah trend yang hampir sama, jadi saya pesan kepada walikota, perhatikan trend itu bahwa digenjot pada sisi jumlah donaturnya,” terangnya.

Kemudian Anies juga memaparkan rencana kebijakan ke depan untuk mewajibkan seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta mendonorkan darahnya. Hal ini untuk mengatasi menurunnya stok darah PMI pada masa pandemi.

“Seluruh jajaran itu harus donor darah, kecuali yang punya masalah kesehatan. Lalu kita bisa ajak yang lain mengajak instansi lain di jajaran Forkopimda dan ormas. Kalau itu kita kerjakan, DKI ini memiliki ASN sekitar 64 ribu, Non-ASN sekitar 120 ribu jumlahnya, bisa 180 ribu apabila semua memberikan donor secara berkala maka Insya Allah kita jadi penyangga untuk kebutuhan darah di Jakarta, nanti kita wujudkan dalam bentuk surat,” tegasnya. (H-3)

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Pengawasan Klaster Perkantoran Kendur, Alasannya Lantaran Ada Demo

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:04 WIB
Pengawasan itu dilakukan sejak 12 Oktober sampai dengan 26 Oktober lalu. Pengawasan dilakukan dengan melakukan 152 penyidakan...
MI/PIUS ERLANGGA

Perburuan Pelaku Begal Sepeda di Jakpus Terkendala CCTV

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 09:36 WIB
Kolonel Pangestu Widiatmoko menjadi korban begal saat bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kala itu dia tengah menuju...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Hari Pertama Libur Panjang, Penumpang di Soetta Tembus 61 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 09:30 WIB
Jumlah penumpang tersebut menjadi yang tertinggi selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya