Minggu 04 Oktober 2020, 22:30 WIB

Kementan Rencanakan Bangun Food Estate di Buru

Hamdi Jempot | Nusantara
Kementan Rencanakan Bangun Food Estate di Buru

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengendalikan harvester machine padi di Pulau Buru, Maluku.

 

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja optimalisasi lahan di Desa Grandeng Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, Maluku Minggu (4/10).

Dalam kunjungan ini, Mentan melakukan panen raya padi perdana diatas lahan 155 hektare, melakukan insiminasi buatan terhadap lima ekor sapi betina yang induk jantannya di Pulau Jawa, serta menyerahkan sejumlah paket bantuan pertanian untuk Maluku dan Kabupaten Buru.

Produktivitas pertanian di Pulau Buru memiliki skala produksi mencapai 8 ton dalam sekali panen. Menurut Mentan Syahrul, capaian tersebut bahkan bisa bertambah banyak mengingat kondisi alam di Pulau Buru sangat menjanjikan.

"Caranya adalah varietas harus lebih bagus, budidaya yang diolah lebih dikembangkan, pupuk harus berimbang. Selain itu kita persiapkan pompa air pascapanen lebih rapi lagi, agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal," katanya.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/350123-mentan-syl-pantau-jalannya-produktivitas-pertanian-di-pulau-buru

Mentan mengatakan, kunjungan ke Pulau Buru merupakan perintah Presiden RI Joko Widodo untuk melihat daerah yang bisa dikembangkan, serta dioptimalkan menjadi kekuatan ketahanan pangan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

"Oleh karena itu Pulau Buru menjadi pilihan dan tentu akan kami optimalkan yang ada disini. InsyaAllah pendekatan-pendekatan food estate seperti yang diharapkan Presiden kita coba terapkan di sini (Pulau Buru)," katanya.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah sedang membangun pertanian integrasi food estate di sejumlah daerah. Food estate sendiri merupakan program dari beberapa macam komoditi yang ada, termasuk kebutuhan beras sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Bukan hanya itu saja, food estate juga membangun komoditi berbagai perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, dan peternakan. Ini semua dirancang akan dibangun di Kabupaten Buru.

Terkait rencana tersebut, Mentan meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk turun tangan dalam memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, alsintan, serta sarana dan prasana lainnya.

"Mari kita ubah peradaban karena di Pulau Buru banyak sekali yang bisa dijadikan penggedor laju sektor pertanian. Saya akan terus mengawal dan mendukung segala upaya penanaman didaerah ini," katanya.

Dalam kunjungan Mentan membawa semua Dirjen dan Kepala Badan Karantina Kemetan. Selama kunjungan di Kabupaten Buru, Mentan didampingi Bupati Buru Ramly Umasugi.

Perlu diketahui, Kabupaten Buru memiliki luas baku sawah seluas 7,328 hektare. Bahkan di tahun 2019 panen padi mencapai 12,457 hektare dengan produktivitas 47,610 ton GKG atau setara 27,314 ton beras. (OL-12)

Baca Juga

MI/Arnoldus Ndae

JK: Pandemi Covid-19 Beres di Indonesia pada 2022

👤Arnoldus Dhae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:40 WIB
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menyatakan butuh waktu sampai tahun 2022 bagi Indonesia untuk benar-benar pulih dari...
dok.mi

Kasus Positif Covid-19 di Bali Trennya Menurun

👤Ruta Suryana/Arnold Dae 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:55 WIB
KASUS positif covid-19 di Bali dalam sepekan terakhir cenderung menunjukkan tren...
Istimewa

LSI Prediksi Petahana di Pilkada Sulut Sulit Dikalahkan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 16:40 WIB
JIKA tidak ada kejadian luar biasa, pasangan petahana Olly – Steven sulit dikalahkan pada Pilkada Sulut pada 9 Desember...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya