Minggu 04 Oktober 2020, 13:42 WIB

Masjidil Haram Sambut Jemaah Umrah Pertama di Masa Pandemi

mediaindonesia.com | Humaniora
Masjidil Haram Sambut Jemaah Umrah Pertama di Masa Pandemi

ANTARA FOTO/Hanni Sofia
Suasana Masjidil Haram

 

SETELAH vakum lebih dari enam bulan, kini Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, kembali menyambut kelompok jemaah umrah pertama di masa pandemi covid-19, Minggu (4/10) pagi waktu setempat.

Lebih dari 1,8 miliar umat Muslim dari seluruh dunia bersuka cita masuk ke dalam antrean jemaah yang diperbolehkan memasuki masjid setelah mendaftar melalui aplikasi Eatmarna yang dikelola Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Sebelumnya, Arab Saudi mengambil keputusan untuk menangguhkan ibadah umrah dan harian di masjid-masjid termasuk Masjidil Haram sejak pertengahan Maret. Hal itu guna mencegah penularan covid-19.

Kerajaan Arab Saudi juga menutup penerbangan internasional dan memberlakukan aturan karantina wilayah sebagai langkah pencegahan wabah lainnya.

Kini, untuk mengakomodasi 6.000 jemaah per hari, Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan lima titik temu antara lain Al-Gaza, Ajyad dan Al-Shasha. Jemaah akan bertemu dan bergabung dengan petugas medis di dalam bus menuju Masjidil Haram.

Baca juga:  Keberangkatan Umrah Indonesia masih Menunggu Izin Arab Saudi

Dalam menyambut kedatangan kelompok jemaah pertama, kamera pengukur suhu dipasang di pintu-pintu masuk dan dihalaman Masjidil Haram untuk memonitor suhu tubuh jemaah dan mengirimkan peringatan jika diperlukan.

Hal itu telah direncanakan sejak pandemi mulai masuk ke wilayah itu, untuk menjamin keamanan para jemaah serta memungkinkan respons cepat terhadap keadaan yang berpotensi terpapar covid-19.

Sekitar 1.000 petugas telah mendapat pelatihan untuk mengawasi pelaksanaan ritual ibadah umrah di Masjidil Haram. Kompleks masjid juga akan dibersihkan 10 kali dalam sehari di sela-sela pergantian kelompok jamaah, termasuk di bagian yang biasanya dipadati jamaah, seperti air mancur, karpet, dan toilet.

Eskalator menuju lantai atas dilengkapi dengan alat pembersih, tempat cuci tangan disediakan di sejumlah titik masuk masjid. Selain itu, sistem pendingin udara juga dilengkapi dengan teknologi sanitasi ultraviolet, dengan jadwal pembersihan enam kali sehari.

Otoritas juga meluncurkan sejumlah inisiatif, termasuk Kammamat atau penggunaan masker.(Ant/OL-5)

Baca Juga

Antara

Jokowi Minta Harga Vaksin Mandiri Terjangkau

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:54 WIB
Pemerintah berupaya bergerak cepat untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan pengadaan...
DOK UGM

GeNose C19 Masuk Tahap Uji Diagnostik

👤Agus Utantoro 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:29 WIB
Usai menjalani uji diagnostik, GeNose C19 akan masuk tahap produksi yang dijadwalkan pada akhir...
Dok MI

Bapeten Gandeng UI Gelar Seminar Keamanan dan Keselamatan Nuklir

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:10 WIB
Pemanfaatan tenaga nuklir harus memenuhi tingkat keselamatan dan keamanan serta sefeguard sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya