Minggu 04 Oktober 2020, 12:26 WIB

Tujuh ASN Dinas Perhubungan DIY Positif Covid-19

Agus Utantoro | Nusantara
Tujuh ASN Dinas Perhubungan DIY Positif Covid-19

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Penerapan protokol kesehatan di Yogyakarta

 

SEBANYAK tujuh orang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta dinyatakan positif terpapar covid-19.

"Mereka ini, lima orang pria dan dua wanita," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti, Sabtu (3/10) malam.

Ia mengatakan, berdasar tracing, diketahui salah satu ASN di Dinas Perhubungan akan menemani isterinya yang akan melahirkan di Jawa Timur. 

"Namun karena merasa kurang sehat, yang bersangkutan melakukan swab secara mandiri. Hasil swab yang diterima pada Senin (28/9) lalu menunjukkan positif dan selanjutnya dirawat di RS Bhayangkara Polda DIY di Kalasan," ucap Indrayanti.

Indrayanti menambahkan, tracing dilanjutkan terhadap orang terdekat baik di keluarga maupun lingkungan kerja. Hasil menunjukkan dari lingkup keluarga, negatif. Namun, dari tracing rekan se-divisi, enam orang terkonfirmasi positif covid-19.

"Jadi hingga saat ini tercatat tujuh ASN Dinas Perhubungan DIY positif covid-19," imbuhnya.

Baca juga: DI Yogyakarta Maksimalkan Tes Usap

Indrayanti mengungkapkan, saat ini, keenam pegawai Dishub yang dinyatakan positif telah berada di Asrama Haji Sleman untuk karantina. Menurutnya, meskipun positif, mereka semua dalam kondisi bugar dan tidak nampak sakit.

"Artinya, mereka adalah OTG dan sebagian hanya mendapatkan gejala ringan saja," jelasnya.

Terkait dengan penanganan untuk meminimalisir risiko penularan di lingkungan kantor, ia mengungkapkan sejak kasus positif pertama, pihaknya sudah mengambil tindakan untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) selama 14 hari, terhintung sejak tanggal 28 September 2020.

"Saat ini kita telah lakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di lingkungan kantor. Selain itu, kita akan melakukan swab tahap kedua kepada seluruh pegawai Dishub pada Senin, 5 Oktober. Total ada kurang lebih 70 orang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Made menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Puskesmas serta Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di kabupaten/kota dimana ketujuh pegawai tersebut berdomisili. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan dan mengefektifkan proses tracing selanjutnya.

"Kami sangat berharap swab yang akan dilakukan kepada kami nanti semua negatif. Kepada mereka yang positif pun saya harap segera sembuh. Mudah-mudahan kami harapkan semuanya kondusif. Sebagai antisipasi, sejak lama sudah kami tekankan, bagi yang merasa kurang sehat segera periksa diri dan istirahat dulu di rumah," pungkasnya.(OL-5)
 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Arnas Padda

Kasus Covid-19 di Sulsel Mulai Tinggalkan Zona Merah

👤Lina Herlina 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:35 WIB
Kasus covid-19 di Sulawesi Selatan memang mulai membaik, karena telah meninggalkan zona merah  namun warga harus tetap mematuhi...
MI/Kristiadi

Tiga Alat Deteksi Dini Longsor Rusak, Warga Harus Siaga

👤Akhmad Safuan 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:12 WIB
Ada tiga alat peringatan dini untuk tanah bergerak dalam keadaan rusak, maka saat hujan datang diharapkan warga tinggal di perbukitan di...
MI/Denny Susanto

Bambu Produk HHBK yang Menjanjikan

👤Denny Susanto 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:31 WIB
Dinas Kehutanan Kalsel telah mengembangkan sekitar 16 jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti berbagai jenis madu, olahan bambu (tusuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya