Minggu 04 Oktober 2020, 04:59 WIB

Perajin Tanggulangin Cerdas Atasi Pagebluk

HS/HT/N-2 | Ekonomi
Perajin Tanggulangin Cerdas Atasi Pagebluk

Medcom.id/Hadi
Ilustrasi -- Sudut di galeri Industri Tas dan Koper (Intako) yang menjual produk berbahan kulit khas Tanggulangin, Sidoarjo

 

WAKIL Ketua DPR RI Rachmat Gobel menyambangi para perajin berbahan kulit di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin. Para perajin mengaku pandemi sangat berdampak pada usaha mereka.

Namun, di balik masalah yang mengimpit itu, ternyata ada sejum- lah perajin yang mampu keluar dari masalah. Direktur Industri Kecil dan
Menengah, Kimia, Sandang, Aneka, dan Kerajinan, E Ratna Utarianingrum, yang ikut dalam kunjungan itu mengungkapkannya.

“Beberapa perajin Tanggulangin yang cerdas melakukan diversifi kasi produk, sesuai dengan kondisi pandemi. Mereka membuat masker dari kain atau sandal yang ternyata banyak disukai konsumen karena harus banyak diam di rumah selama masa pandemi,” tuturnya.

Dia menambahkan, sudah menjadi tugas Kementerian Perindustrian untuk mendorong produktivitas dan memfasilitasi perajin meningkatkan
kompetensinya. Di antaranya dengan mendampingi dalam penataan, penampilan ruang pamer agar lebih menarik, serta meningkatkan kompetensi penjahit dan tukang pola.

“Hal-hal seperti itu nanti akan dikolaborasikan dengan beberapa pemangku kepentingan. Untuk meningkatkan kualitas dan usaha perajin Tanggulangin bisa dikeroyok perindustrian, perdagangan, dan perbankan,” tandasnya.

Kepada perajin, Rachmat Gobel meminta mereka untuk melakukan penjualan produk secara daring. “Saya lihat, kemandirian perajin untuk
memasarkan produk secara daring masih kurang. Saatnya pemerintah mendampingi perajin untuk membuat bisnis daring, mungkin khusus produk kulit dari Tanggulangin.”

Di Kendal, Jawa Tengah, PT Inizio, produsen mebel berbasis UMKM, justru mampu meningkatkan kinerjanya di masa pandemi. “Kami sudah berproduksi selama 15 tahun dan 95% produksi diekspor. Di masa pandemi, order kami justru meningkat 30% jika dibandingkan dengan sebelumnya,” kata sang pemilik, Efran.

Kemarin, Gubernur Ganjar Pranowo mendatangi perusahaan ini. “Saya ikut bangga. Di tengah pagebluk, ada perusahaan yang justru mengalami kenaikan order sehingga para karyawan bisa tetap aman bekerja.”

Perusahaan ini memproduksi furnitur luar ruangan berbahan kayu dan plastik sintetis. Mereka memiliki 300 karyawan yang tidak pernah berhenti bekerja di masa pandemi. (HS/HT/N-2)

Baca Juga

Antara/Ampelsa

Garuda Indonesia Siapkan Pesawat Kargo untuk Ekspor

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 22:30 WIB
Potensi ekspor salah satunya pada produk makanan laut masih sangat...
ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

Stok Beras Capai Tujuh Juta Ton, Mentan Apresiasi Kerja Petani

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 21:30 WIB
Produksi beras juga indikator utama di mana kesejahteraan petani perlahan tapi pasti terus mengalami...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Rekor, Penumpang Pesawat di 19 Bandara Capai 110 Ribu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:10 WIB
Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pada Kamis (28/10) mencapai 64.021 orang dengan 644...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya