Minggu 04 Oktober 2020, 00:45 WIB

Inovasi Teknologi Trading Forex untuk Beli Properti

R M Zen | Ekonomi
Inovasi Teknologi Trading Forex untuk Beli Properti

ANTARA FOTO/R Rekotomo
Maket perumahan

 

DI tengah lesunya roda perekonomian dunia akibat covid-19 yang mewabah, industri properti melakukan gebrakan untuk membantu konsumen memiliki properti yang diinginkan dengan harga terjangkau.

Dengan memanfaatkan teknologi yang terus berkembang, perusahaan Unicorn Nation Group meluncurkan produk teknologi terbaru untuk bisnis properti, yaitu Unicorn Asset Technology yang mengajak masyarakat untuk diversifikasi aset ke properti.

Produk inovasi yang mengombinasikan teknologi trading forex (foreign exchange) untuk mendapatkan properti dengan modal hanya sekitar 30%. Produk yang diklaim merupakan terobosan terbaru dan telah terdaftar di HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).

Menurut Co-founder dan Chief Strategy Officer Unicorn Asset Technology Indra Setiawan, produk ini bisa membantu pemerintah dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat memiliki properti idaman.

''Sebelumnya konsumen akan diberikan edukasi terlebih dahulu mengenai cara kerja kita melalui program PraChamp selama dua bulan. Kemudian konsumen bisa memantau pergerakan dananya melalui handphone masing-masing,'' ungkap Indra saat prelaunching produk tersebut di kawasan Tomang, Jakarta, Sabtu (3/10).

Di tempat yang sama, Chairman Unicorn Nation Group Hans Herwin mengatakan, perusahaan menyediakan produk properti dari developer-developer ternama nasional dan internasional dengan skema cara bayar versi Unicorn, yaitu dengan pemberian potongan harga hingga 70% dari harga normal developer.

''Kita bekerjasama dengan developer properti dalam dan luar negeri yang reputasinya baik, dengan kapitalisasi proyek minimal 1T ke atas atau perusahaan properti yang berstatus Tbk, agar konsumen aman untuk membeli properti melalui platform teknologi kami,'' ujar Hans yang juga pendiri dari perusahaan tersebut.

Hans menambahkan,''keamanan menjadi prioritas utama dalam berbisnis, sehingga konsumen tidak ragu untuk kembali melakukan bisnis dengan kami.''

Melalui produk ini, perusahaan menargetkan penjualan mampu menembus angka 1Triliun rupiah dan menjadi salah satu dari 10 top developer di tanah air pada tahun pertama peluncuran produk.

Untuk mencapai tujuan tersebut, saat ini Unicorn Asset Technology sedang menjajaki kerjasama pemasaran dengan AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia) sebagai organisasi resmi yang menaungi ribuan kantor agen properti profesional di seluruh kota Indonesia.

Pebisnis properti sekaligus CEO Crown Group Indonesia Doddy Tjahjadi yang menyempatkan diri untuk hadir, menyampaikan keyakinan bahwa perekonomian Indonesia akan kembali bangkit tahun depan.

''Saya percaya dengan ungkapan para pengamat ekonomi dunia yang memprediksi bahwa perekonomian negara kita akan kembali bangkit di tahun depan,'' ungkap salah satu juri Asia Property Awards 2018 di Bangkok, Thailand tersebut dengan optimis. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Reno Esnir

Pertamina Jamin Stok BBM Aman Selama Libur Panjang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:23 WIB
Jika masih diperlukan, penyaluran BBM maupun LPG akan terus ditambah sesuai dengan...
Ist/Kementan

Ini Target Kementan di Musim Tanam Oktober-Maret 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:54 WIB
Produksi beras untuk musim tanam satu (MT I) pada Oktober-Maret 2021 mencapai 20 juta ton beras dari target tanam padi seluas 8,2 juta...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Menaker Pastikan Upah Minimum 2021 tidak Naik

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:37 WIB
Keputusan itu dilatarbelakangi pada pandemi covid-19 yang berdampak para perekonomian dan kemampuan perusahaan membayar upah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya