Minggu 04 Oktober 2020, 01:20 WIB

Hangusnya Alengka

Ono Sarwono Penyuka wayang | Weekend
Hangusnya Alengka

Ono Sarwono Penyuka wayang
MI/Ebet

POLISI menyatakan dalam kasus terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta belum lama ini ada unsur kesengajaan. 

Jika ini benar, selain merupakan tindak pidana, juga patut diduga bahwa aksi tersebut mungkin untuk melenyapkan barang bukti atau lainnya yang ada kaitan dengan kejahatan besar.

Seperti dalam kisah wayang, Dasamuka pernah juga sengaja membakar ‘barang bukti’, yaitu utusan Rama Regawa, untuk menghilangkan jejak hitamnya. Namun, barang bukti sang duta kera putih bernama Anoman justru menjadi pengobar api terjadinya kebakaran hebat yang menghitamkan istana Alengka.

Peristiwa itu menjadi titik awal Dasamuka, yang berambisi menjadi rajadiraja atau penguasa jagat, menjemput akhir riwayatnya. Padahal, semula ia membakar Anoman untuk menutupi perilaku jahatnya menculik Dewi Sinta.


Hilang di Dandaka

Alkisah, betapa sedihnya Rama Regawa mengetahui istrinya, Sinta, hilang bak ditelan bumi di Hutan Dandaka. Kijang cantik berbulu kuning emas misterius menjadi biang keladi berpisahnya dua insan itu hingga belasan tahun lamanya.

Pada awalnya Sinta terpesona melihat kijang yang selalu menggodanya. Ia ingin memilikinya. Rama lalu mengejar dan berusaha menangkapnya. Ia tinggalkan sang istri dan meminta adiknya, Leksmana Widagda, menjaganya.

Tidak lama kemudian terdengar suara seseorang seperti minta tolong. Sinta menyuruh Leksmana menyusul Rama. Sebelum pergi,
Leksmana membuat rajah di sekitar kakak iparnya agar tidak ada yang bisa mendekatinya.

Setelah Leksmana pergi, datanglah seseorang yang berusaha menyentuh Sinta, tapi tidak bisa karena terpagar rajah. Ia kemudian menjelma menjadi pengemis renta dan berjalan tertatih-tatih mendekati Sinta meminta belas kasihan.

Terenyuh dengan peminta-minta itu, Sinta melangkah memberikan sedekah. Pada saat tangannya menjulur melewati rajah, pengemis menangkapnya dan seketika berubah wujud aslinya. Sang penculik perkasa bermuka setengah raksasa itu kemudian membawanya terbang hingga Sinta tidak sadarkan diri.

Setelah mencari ke sana kemari, Rama dan Leksmana bertemu dengan burung Jatayu yang meregang nyawa penuh luka. Dalam sekarat, Jatayumenceritakan dirinya dianiaya Dasamuka ketika memberi pertolongan kepada Sinta.

Rama pernah mendengar nama Dasamuka, tapi hanya sebatas itu. Tidak banyak informasi yang ia ketahui tentang sosoknya. Begitu juga Alengka, tidak tahu persis letak geografis dan luasnya negara tersebut. Yang ia pahami Alengka berada di seberang Samudra Hindia.

Inilah yang membuatnya galau. Namun, semuanya itu tidak menyebabkan semangat hidupnya patah. Ia bersumpah mempertaruhkan jiwa raganya untuk menemukan kembali istrinya. Bersama Leksmana, Rama memulai perjuangan berat menjemput jantung hati.

Persaudaraannya dengan Sugriwa, putra Resi Gotama, menjadi berkah. Raja Goakiskenda itu membantunya dengan seluruh bala tantara wanara. Ini balas budinya karena pernah ditolong Rama ketika ditelikung kakaknya, Subali.

Ikut mengabdi juga keponakan Sugriwa, yakni Anoman dan Anggada. Anoman yang berbulu putih ialah putra kakaknya, Anjani. Adapun Anggada, berbulu merah kecokelatan, ialah keturunan Subali, kakaknya, yang sudah ia akui sebagai anaknya sendiri. Kedua wanara itu menjadi pilarpilar perjuangan Rama. 


Anoman menjadi duta 

Sebelum menempuh jalan panjang, Rama mengutus Anoman untuk memastikan letak Alengka dan apakah Sinta benar-benar berada dalam dekapan Dasamuka.

Terpilihnya Anoman ini sempat membuat Anggada iri. Namun, Anggada bisa mengerti dan menerimanya setelah dinasihati Sugriwa. Tidak mudah perjalanan sang duta ke Alengka. Hambatan dan rintangan silih berganti. 

Jauh dari perbatasan Alengka, Dasamuka memiliki aparat berlapis yang bisa menghambat siapa pun yang bermaksud menyusup ke negaranya. Anoman diracun oleh Sayempraba di Goawindu, bala Alengka, yang membuatnya hampir buta. 

Lolos dari rintangan ini, ia ditelan Wilkataksini yang menjaga lautan. Tanpa kesaktian luar biasa, mustahil Anoman bisa sampai ke Alengka. Anoman bisa terbang tinggi dan melesat bak kilat. 

Ia juga bisa bertiwikrama menjadi kera raksasa dan mampu mengangkat gunung. Sebaliknya, ia lihai berubah menjadi kera kerdil sehingga dengan mudah menyelinap ke mana saja. Pada akhirnya, ia berhasil masuk ke istana dan mengetahui keberaaan Sinta di Taman Argasoka. 

Di tempat yang sangat asri itu, istri rama ditemani Trijata, putri Gunawan Wibisana, adik Dasamuka. Kehadiran wanara seta (putih) mengagetkan Sinta. Namun, setelah Anoman mengaku dirinya utusan Rama dan menyerahkan cincin pernikahan, Sinta baru percaya.

Sebaliknya, Sinta titip kancing gelungnya ke Anoman sebagai bukti bahwa sudah bertemu dirinya di Alengka. Sebenarnya, Anoman bisa saja langsung memboyong Sinta untuk diserahkan kepada Rama. 

Namun, Sinta meminta Rama sendiri yang mesti menjemputnya. Apalagi, pesan Rama bahwa dirinya sebagai duta yang hanya mendapat perintah memastikan keberadaan Sinta. Setelah pamit, di luar taman Anoman sengaja membuat gaduh.

Ia pun menyerah ketika ditangkap putra mahkota Indrajit yang sedang meronda. Anoman diborgol dan dihadapkan kepada sang raja. Kepasrahan Anoman ini memang taktik keinginannya agar bisa bertemu langsung Dasamuka.

Di depan penguasa Alengka, Anoman blak-blakan mengaku dirinya duta Rama. Dasamuka murka dan menjatuhkan hukuman kepada kera putih itu karena lancang menyelinap ke Alengka dan kurang ajar masuk ke Taman Argasoka.


Tamat riwayatnya

Dasamuka memerintahkan Indrajit membakar Anoman di alun-alun dengan ditonton rakyat. Secepatnya eksekusi dilakukan. Akan tetapi, sang duta tidak bisa tersentuh api. Malah dengan api itu, ia membakar setiap sudut istana tanpa ada yang bisa mencegahnya.

Dengan cepat istana kobar dilalap api. Semua penghuni kocar-kacir. Pasukan penjaga istana gelagapan menyelamatkan diri masingmasing. Perintah raja menangkap Anoman sia-sia. Putra Anjani itu kemudian bergegas meninggalkan Alengka dan menghadap Rama.

Setelah mendapatkan kepastian, Rama memulai melangkah menjemput Sinta lewat perjuangan terjal. Akhirnya, dua insan kembali bersatu dalam suasana haru setelah lama tidak bertemu. Dasamuka, yang melambangkan keangkaramurkaan, pun tamat riwayatnya. (M-2)

Baca Juga

Unsplash.com/Herbert Goetsch

Minat Memelihara Anak Anjing Meningkat Selama Pandemi

👤Galih Agus Saputra 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:00 WIB
Sejak adanya pandemi covid-19, Rumah Sakit Hewan di Gloucester dikabarkan juga telah mencatat lebih dari 100 anak anjing di daftar...
Unspalash.com/Duy Pham

Rasa Cemburu Ternyata Mempererat Persahabatan

👤Galih Agus Saputra 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:02 WIB
Perasaan cemburu berhubungan dengan nilai dalam sebuah pertemanan dan juga motivasi perilaku untuk menjaga satu sama...
Unsplash/ Yuris Alhumaydy

Ini Caranya Agar Tidak Salah Menghadapi Orang yang Menangis

👤MI Weekend 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 06:40 WIB
Buru-buru menenangkan orang yang menangis nyatanya belum tentu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya