Sabtu 03 Oktober 2020, 17:30 WIB

Koperasi Nelayan Harus Masuk Bisnis Hulu hingga Hilir

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Koperasi Nelayan Harus Masuk Bisnis Hulu hingga Hilir

ANTARA/Idhad Zakaria
.

 

MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki menginginkan koperasi-koperasi nelayan di Indonesia mulai serius memasuki skala bisnis dengan fokus konsolidasi sektor hulu hingga hilir.

"Koperasi jika ingin maju harus memiliki skala bisnis, yaitu mengolah ikan, memiliki rumah produksi, dan bermitra dengan industri besar sebagai offtaker untuk menyerap produk perikanan tersebut," tutur Teten saat meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar dan berdialog dengan Pengurus serta anggota Koperasi Mina Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikutip dari siaran pers, Sabtu (3/10).

Teten mengatakan, nelayan juga harus bertransformasi dari bekerja secara perorangan dengan skala ekonomi kecil menjadi berkelompok dan berkoperasi agar menjadi kuat. Apalagi, kata dia, Muncar merupakan sentra perikanan nomor dua terbesar di Indonesia dengan karakteristik nelayan yang tangguh.

"Muncar ini sentra perikanan nomor dua di Indonesia. Nelayannya tangguh tapi masih kategori nelayan kecil. Karena itu, kita dorong harus transformasi menjadi berkelompok dan berkoperasi agar menjadi kuat dan hebat. Di sini juga ada koperasi nelayan, tapi catatan kami koperasinya masih berkutat soal retribusi pelelangan. Harusnya masuk ke bisnis utama," ujarnya.

Teten menuturkan, Kementerian Koperasi dan UKM tengah fokus untuk memperkuat koperasi-koperasi sektor produktif di Indonesia, termasuk koperasi nelayan, untuk peningkatkan kesejahteraan nelayan sebagaimana amanat dari Presiden Joko Widodo.

"Kami juga ditugaskan Presiden karena banyak informasi tangkapan nelayan tidak terserap meski ekspor masih bagus. Ini karena konsumsi sedang menurun sehingga serapan kurang bagus. Jangan sampai di tengah pandemi covid-19 nelayan jadi susah," jelasnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/Agus Mulyawan

Kuartal III-2020, Bank Perbaiki Kualitas Aset

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 13:37 WIB
PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih setelah pajak (NPAT) pada kuartal III 2020 sebesar Rp632...
Antara

Petani Sawit Kecil Perlu Pembinaan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 13:21 WIB
Para petani sawit kecil perlu pembinaan dan kesempatan yang sama seperti perusahaan sawit yang...
Ciputra Group

Serah Terima Unit, Pengembang Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

👤Heryadi 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 13:12 WIB
Serah terima unit apartemen pengembang di Ciputra Group dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran Pemprov DKI...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya