Sabtu 03 Oktober 2020, 14:35 WIB

TGPF Kekerasan Intan Jaya Mulai Bergerak Senin Besok

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
TGPF Kekerasan Intan Jaya Mulai Bergerak Senin Besok

MI/Marcel Kelen
Suasana Intan Jaya yang sudah kondusif.

 

TIM Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait kekerasan dan penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, mulai bekerja Senin (5/10). Hal itu disampaikan Ketua Tim Investigasi Lapangan Benny Mamoto.

"Kami Senin mulai rapat bersama tim dengan didahului arahan Menkopolhukam selaku penanggung jawab TGPF Intan Jaya, setelah itu langsung bergerak," kata Benny kepada mediaindonesia.com melalui pesan singkat, Sabtu (3/10).

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan susunan keanggotaan TGPF yang dibagi menjadi dua komponen, yakni pengarah dan tim investigasi di lapangan. Benny ditunjuk menjadi Ketua Tim Investigasi Lapangan, Sekretaris Kemenkopolhukam Tri Soewandono ditunjuk menjadi Ketua Pengarah. Mahfud sendiri dalam hal ini bertindak sebagai Penanggung Jawab.

Mahfud memberi waktu TGPF selama dua pekan untuk melaporkan hasil invesitgasi terkait penembakan yang terjadi di Intan Jaya ke dirinya. Benny yang juga merupakan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengatakan akan memaksimalkan waktu kerja tersebut.

"Kami akan maksimalkan kerja dalam waktu dua minggu dengan membagi tugas dan target harian yang harus dicapai. Perlu dukungan semua pihak terkait agar semua lancar," jelas Benny.

"Tentunya dalam kapasitas sebagai Ketua Harian Kompolnas, kami memonitor kasus ini sejak awal karena merupakan kasus menonjol dan menjadi atensi publik," tandasnya.

Baca juga : Wakil Ketua DPR Minta KPK Evaluasi Diri

Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenkopolhukam Sugeng Purnomo ditunjuk menjadi Wakil Ketua Tim Investigasi Lapangan yang beranggotakan 16 orang. Tim tersebut terdri dari berbagai elemen, misalnya tokoh masyarakat, perwakilan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, akademisi, anggota Polri, TNI, maupun BIN.

Beberapa nama yang masuk dalam Tim Invesitgasi Lapangan antara lain Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi PGI Jhony Nelson Simanjuntak, Ketua Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kemah Injil Indonesia di Timika Henok Bagau, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safonpo, Kepala Divisi Hukum Polri Rudy Heriyanto Adi Nugroho, serta Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Edwin Partogi Pasaribu.

TGPF dibentuk menyusul kekerasan dan penembakan yang terjadi dalam kurun waktu 16-20 September lalu. Dalam insiden tersebut, setidaknya empat orang meninggal dunia. (P-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Lagi, Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Vietnam

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:45 WIB
Sempat berusaha melarikan diri, akhirnya kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung TG 9583 TS tersebut menyerah dan dapat diperiksa serta...
Ilustrasi

KPK Harap Bisa Segera Temukan Harun Masiku

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:08 WIB
Ia mengatakan evaluasi mengenai proses pencarian Harun Masiku selama ini telah dilakukan. Tujuannya untuk mengoptimalkan strategi pencarian...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Dukcapil Kejar Target Cetak KTP-E Sebelum Pilkada

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:15 WIB
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Dukcapil, saat ini cakupan perekaman KTP-E baru 98% atau 189.676.771 jiwa dari 192 juta penduduk wajib...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya