Sabtu 03 Oktober 2020, 10:18 WIB

Hipmi Papua Barat Apresiasi Terobosan Erick Thohir Terkait UMKM

Martinus Solo | Nusantara
Hipmi Papua Barat Apresiasi Terobosan Erick Thohir Terkait UMKM

MI/SUMARYANTO
Menteri BUMN Erick Thohir

 

KETUA Badan Pengurus Daerah (BPD)Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Papua Barat Andriana Imelda Daat mengapresiasi tindakan Mentri
BUMN Erick Tohir yang menggandeng UMKM di tengah pandemi covid-19.

Terobosan Erick menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek pemerintah dan swasta dalam negeri, patut diapresiasi. Apalagi di tengah pandemi covid-19 saat ini, penguatan terhadap pelaku usaha sangat diperlukan.

"Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian BUMN dalam membina, memberdayakan, dan mengembangkan UMKM, sehingga bisa lebih maju dan berpeluang naik level," ungkapnya lewat keterangan pers, Sabtu(3/10).

Baca juga: Rencana Pembukaan Kembali Bioskop XXI di Banjarmasin Tuai Polemik

Menurutnya, kebijakan Menteri BUMN yang mewajibkan seluruh BUMN memberikan peluang kerja kepada pelaku usaha UMKM, dapat menjadi secercah harapan.

Apalagi di tengah masa pandemi COVID-19 saat ini. Pasalnya, selama pendemi covid-19, banyak UMKM yang telah mati suri dengan berbagai bidang usaha, termasuk yang bergerak di sektor kontruksi, konsultan maupun pengadaan barang dan jasa.

"Seperti yang disampaikan Menteri BUMN, beberapa waktu lalu, sedang dipetakan 30 BUMN yang akan diprioritaskan bekerja sama dengan UMKM dengan nilai proyek Rp2 miliar hingga Rp14 miliar. Semoga nama BUMN tersebut dapat diumumkan dalam waktu tidak terlalu lama. Sehingga pelaku UMKM dapat mempersiapkan diri sejak sekarang," harapnya.

Hal itu, kata Dian, sejalan dengan revisi Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/04/2020 tentang perubahan ketiga atas peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang program kemitraan dan program bina lingkungan Badan Usaha Milik Negara yang dikeluarkan per tanggal 2 April 2020.

Dian menjelaskan pihak BPD HIPMI Papua Barat, sangat mengharapkan UMKM di daerah Papua Barat, dapat bertahan di tengah pandemi covid-19 melalui sejumlah stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah pusat maupun daerah. Apalagi dengan adanya kebijakan dan terobosan baru dari Kementrian BUMN.

"Hipmi Papua Barat berharap pelaku usaha di Papua Barat dapat memanfaatkan kebijakan stimulus tersebut dengan baik. Apalagi ada bantuan modal usaha misalnya. Kami berharap para pelaku usaha di Papua Barat tetap survive. Dari data yang kami dapatkan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, kalau dalam kondisi normal peningkatan penghasilan UMKM rata-rata  bisa melaju dengan kecepatan 100%, tapi di tengah pandemi ini bisa bertahan di 50 hingga 60%," ujar Dian. (OL-1)

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Sebanyak 2020 KPM di Maybrat Terima Bansos PKH

👤Martinus Solo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 08:51 WIB
Sebanyak 2020 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat akan menerima bantuan sosial berupa beras dari Program...
MI/Gabriel Langga

Pelaku UMKM di Sikka Terbantu Dana LPDB

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 08:42 WIB
Program pemerintah yang digulirkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) melalui Kementerian Koperasi dan UMKM sangat membantu...
MI/Heri Susetyo

Warga Keluhkan Bau Busuk di TPS Pergudangan Safe N Lock

👤Heri Susetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 07:12 WIB
TPS  tersebut awalnya hanya untuk pembuangan sampah kering seperti kardus dan plastik. Namun kemudian banyak sampah basah ikut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya