Sabtu 03 Oktober 2020, 10:10 WIB

Warga Nilai Rp900 Ribu untuk Swab Test Masih Mahal

Cindy Ang | Humaniora
Warga Nilai Rp900 Ribu untuk Swab Test Masih Mahal

MI/SUMARYANTO
Petugas kesehatan melakukan swab test di Kantor Media Group, Kedoya, Jakarta.

 

PEMERINTAH telah menetapkan batasan harga swab test mandiri maksimal sebesar Rp900 ribu. Sejumlah masyarakat berpendapat harga tersebut masih relatif mahal.

Salah satu pekerja swasta Esther Suhana mengatakan harga swab test tidak sebanding dengan masa berlaku swab tersebut. Sebab, masa berlaku hasil swab test hanya 14 hari setelah hasil didapatkan.

"Mahal, cuma berlaku selama dua minggu ke depan," ucap Esther di Jakarta, Sabtu (3/10).

Baca juga: Covid-19 Sebabkan Terjadinya Tiga Goncangan

Dia melanjutkan swab test tidak menjamin seseorang tidak terpapar covid-19 usai tes dijalankan. Sebab, hasil swab test hanya menunjukan kondisi tubuh pada saat itu.

"Keesokan harinya, kalau kita kena kan enggak ada yang menjamin bakal negatif terus," ujar Esther.

Meski begitu, dia akan menjalani swab testbila berkontak erat dengan kasus positif. Hal itu untuk mencegah potensi infeksi virus ke orang di sekitarnya.

Sementara itu, pegawai swasta Alvyn Lianto menuturkan akan melakukan swab test mandiri jika dibutuhkan. Misalnya, saat ingin keluar kota.

"Hasil swab test kan syarat individu boleh keluar kota. Kalau memang perlu bepergian ya mau enggak mau harus swab," kata dia.

Alvyn meragukan swab test yang digelar di rumah sakit karena berpotensi tinggi terpapar covid-19. Menurut dia, tidak ada jaminan seseorang tidak terpapar covid-19 usai menjalani tes.

"Siapa tahu malah karena swab, kita jadi kena (positif), karena harus ke rumah sakit kan. Hasilnya pun setelah swab bisa saja pas mau pulang ketemu carrier. Jadinya enggak akurat," kata Alvyn. (OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Kembangkan Potensi Anak Muda Melalui Wadah yang Tepat

👤Wisnu AS 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:41 WIB
Youth Ranger Indonesia hadir agar anak muda di Indonesia bisa sama-sama mengembangkan potensi...
ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Satgas: Pernyataan Aliansi Dokter Dunia Soal Covid-19 Misinformasi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:40 WIB
Konten informasi dalam video Aliansi Dokter Dunia dapat diidentifikasikan sebagai misinformasi yang muncul dengan menyamakan covid-19...
Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Food Estate di Humbahas akan Produksi Kentang dan Bawang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:36 WIB
Bahan pangan yang dihasilkan di lumbung pangan di Humbang Hasundutan berbeda dengan yang dihasilkan di Kabupaten Pulang Pisau dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya