Sabtu 03 Oktober 2020, 06:52 WIB

Trump Dipindahkan ke Pusat Medis Walter Reed

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Trump Dipindahkan ke Pusat Medis Walter Reed

AFP/Brendan Smialowski
Presiden AS Donald Trump turun dari helikopter Marine One saat tiba di Walter Reed Medical Center, Bethesda, Maryland, AS.

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipindahkan ke pusat medis Walter Reed, Jumat (2/10), setelah dia dan Ibu Negara Melania Trump dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

Tes positif virus korona Trump telah merusak klaimnya yang berulang kali bahwa AS sedang 'membalikkan keadaan' dalam penanganan pandemi, dengan hanya satu bulan sebelum Pilpres AS, 3 November.

Baca juga: Biden Negatif Covid-19, Siap Lanjut Kampanye

Trump, Jumat (2/10), mengumumkan bahwa menurut hasil tes, dia dan ibu negara, telah dinyatakan positif covid-19 dan akan dikarantina di Gedung Putih.

“Malam ini, @FLOTUS (Ibu Negara AS) dan saya dinyatakan positif covid-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melalui ini bersama-sama," cicit Trump di Twitter.

Tetapi, situasinya berubah pada Jumat (2/10), ketika Trump diterbangkan dengan helikopter kepresidenan, Marine One, ke Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di dekat Bethesda, Maryland.

Trump juga men-cicit video pendek yang mengumumkan rencananya untuk pergi ke Walter Reed dan berterima kasih kepada para pendukungnya.

Trump berusia 74 tahun dan secara klinis mengalami obesitas, menempatkannya pada risiko komplikasi yang lebih tinggi oleh virus tersebut.

Dokternya sebelumnya mengatakan presiden 'baik' dan akan tetap menjalankan tugasnya 'tanpa gangguan'.

Tetapi pilihannya untuk tetap berkegiatan sesuai jadwal sekarang dipertanyakan saat kampanyenya memasuki tahap terakhir.

“Tidak jelas persis apa artinya itu bagi seorang presiden Amerika Serikat, terutama bagi orang ini yang telah menghabiskan berbulan-bulan tidak ingin memakai masker, tidak mau menjaga jarak secara fisik dengan serius,” ujar David Smith, kepala biro Washington untuk surat kabar Guardian, kepada France 24.

Trump juga terus mengabaikan pedoman kesehatan publik pemerintahnya sendiri, menolak memakai masker, atau menaati aturan jarak sosial.

Pada debat presiden pertama di Cleveland, Ohio, awal pekan ini, Trump bahkan mengejek penantangnya dari Demokrat, Joe Biden, karena mengenakan masker.

“Setiap kali Anda melihatnya, dia memakai masker,” kata Trump mengenai rivalnya. "Dia bisa saja berbicara sejauh 200 kaki dan dia muncul dengan masker terbesar yang pernah saya lihat."

Dengan sejumlah jajak pendapat yang menunjukkan mayoritas warga AS tidak menyetujui penanganan Trump terhadap pandemi--yang telah merenggut lebih dari 207.000 nyawa di AS--diagnosanya kemungkinan hanya akan memicu kritik terhadap pemerintah dan pribadi Trump. (France 24/OL-1)

Baca Juga

AFP/Michal Cizek

Rep Ceko Berlakukan Jam Malam untuk Tekan Kasus Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:06 WIB
Negara berpenduduk 10,7 juta jiwa itu telah mencatatkan lebih dari 260 ribu kasus dan lebih dari 2.300 kematian sejak pandemi dimulai pada...
AFP/WILLIAM WEST

Episentrum Covid-19 di Australia Catat Hari Kedua Tanpa Kasus

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:58 WIB
Fabrizio Succi, pemilik restoran Italia Tiamo, mengatakan timnya sekarang berusaha untuk membuka kembali restoran setelah diberi lampu...
AFP/Robyn Beck

Kebakaran Lahan Sebabkan Ribuan Warga Los Angeles Mengungsi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 11:55 WIB
Badan Cuaca Nasional AS memperingatkan bahwa kombinasi kelembaban yang rendah, tanaman yang kering, dan angin kencang bisa memicu kebakaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya