Sabtu 03 Oktober 2020, 05:10 WIB

Industri Halal Dukung Pertumbuhan Ekonomi

(Try/E-3) | Ekonomi
Industri Halal Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Despian Nurhidayat
Deputi Gubernur BI, Sugeng

 

DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan pengembangan industri halal di Indonesia dapat mendukung terjadinya optimalisasi pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mengembangkan industri halal tersebut dibutuhkan empat langkah strategis.

Langkah pertama, kata Sugeng, ialah membentuk suatu brand halal dengan memberikan pemahaman yang memadai kepada masyarakat tentang produk halal. "Misalnya, makanan halal itu ialah makanan sehat," kata Sugeng dalam dalam pembukaan High Level Seminar on Halal Lifestyle 2020: New Strategy and Business Model of Halal Business sekaligus soft launching ISEF Integrated Virtual Platform 2020 yang diadakan secara virtual, kemarin.

Kedua, membangun jejaring kerja sama dari berbagai unit usaha, termasuk melalui pengembangan jejaring unit bisnis pondok pesantren yang tergabung dalam Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren).

Pada 2020 terdapat ratusan unit bisnis/UMKM di pesantren yang akan diintegrasikan melalui Hebitren sehingga dapat meningkatkan skala ekonomi pesantren. Hal itu akan meningkatkan efisiensi dan posisi tawar (bargaining position), serta mendorong transaksi jual beli antara unit usaha di pesantren.

"Ketiga, memperkuat pembiayaan syariah, melalui integrasi pembiayaan sosial syariah dengan pembiayaan komersial syariah," kata Sugeng.

Langkah keempat, kata Sugeng, industri halal perlu mendorong digitalisasi, antara lain melalui pembentukan platform IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) yang sejak 2018 menampilkan produk halal berkualitas, serta meningkatkan kolaborasi untuk penyaluran pembiayaan syariah.

Menurut Sugeng, digitalisasi tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara lembaga keuangan mikro syariah (Baitul Mal wa Tamwil) dan perusahaan teknologi finansial syariah dengan menggunakan aplikasi ponsel pintar.

Hingga Juli 2020, terdapat lebih dari 50 perusahaan teknologi finansial yang sudah menyalurkan pembiayaan syariah dengan nilai hampir Rp4 triliun. (Try/E-3)

Baca Juga

Istimewa

Tepat 50 Tahun, GRP Berganti Logo Perusahaan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:40 WIB
BERTEPATAN dengan peringatan 50 tahun perusahaan, industri baja swasta nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk meluncurkan logo...
Ist

Kemegahan Monumen Ondel-Ondel sebagai Ikon Kemayoran

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:20 WIB
Memasuki Kota Jakarta yang kental dengan kebudayaan Betawi rasanya tak lengkap kalau tidak berkunjung ke kawasan...
Antara/Nova Wahyudi

Indonesia Lebih Siap Resesi Dibandingkan Krisis Ekonomi 1998

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:00 WIB
Krisis moneter 1998 yang dipicu oleh krisis mata uang negara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya