Sabtu 03 Oktober 2020, 06:20 WIB

12,4 Juta Pekerja Nikmati Subsidi Upah

Ida Fauziyah | Ekonomi
12,4 Juta Pekerja Nikmati Subsidi Upah

ADAM DWI / MI
PERTEMUAN KPK DAN MENAKER BAHAS PENYALURAN SUBSIDI GAJI

 

MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melaporkan sudah tersalurkannya dana Rp14,88 triliun untuk 12,4 juta pekerja penerima subsidi upah.

"Total penerima ialah 12,4 juta dengan total anggaran Rp14,88 triliun. Data terakhir yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, dari 15,7 juta pekerja ternyata menjadi 12,48 juta pekerja. Jadi, ada selisih dari target awal karena sudah dilakukan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan," kata Menaker di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta, kemarin.

Menaker menyampaikan hal itu saat konferensi pers bersama dengan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. Menaker melaporkan tindak lanjut dari rekomendasi KPK terhadap program subsidi upah.

Ida menjelaskan, awalnya anggaran yang dialokasikan untuk penerima subsidi upah ialah untuk 15,72 juta pekerja dengan total anggaran Rp37,74 triliun. Bantuan diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp600 per bulan selama 4 bulan, yaitu Agustus-Desember 2020 dan dibayarkan setiap dua bulan sekali.

Namun, dalam pelaksanaannya, ternyata tidak dapat direalisasikan 100%. "Ada berbagai masalah, seperti terjadi duplikasi rekening, rekening tutup, rekening pasif, tidak valid, dibekukan, rekening tidak sesuai NIK (nomor induk kepegawaian), rekening tidak terdaftar, seluruhnya ada 130.183 yang mengalami kendala," ujar Ida.

Atas masalah itu, Kemenaker telah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan bank penyalur untuk membbuat posko pengaduan, sistem cek secara daring malalui aplikasi sisnaker, penyediaan call center, dan nomor Whatsapp.

Di kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron meminta Kementerian Ketenagakerjaan cermat dalam menyalurkan bantuan subsidi gaji. Program yang direncanakan berlangsung hingga pertengahan 2021 itu akan diawasi secara ketat supaya nihil penyelewengan. (Cah/Ins/E-2)

Baca Juga

AFP

Harga Minyak Dunia Merosot karena Tekanan Libya

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:21 WIB
Harga minyak dunia memperpanjang penurunannya karena prospek permintaan yang memburuk seiring dengan rencana Libya untuk menggandakan...
Antara

Inflasi Oktober Diprediksi 0,05% Secara Antarbulan

👤Fetry Wuryasti 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:13 WIB
Perekomian Indonesia akan mengalami inflasi sebesar 0,05% month on month (mom) atau 1,4% secara tahunan (year on year/yoy) pada...
Antara

Sistem Perbendaharaan Andal, Praktik Lancung Dapat Dicegah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:49 WIB
Indonesia telah memiliki sistem pengelolaan keuangan dan perbendaharaan negara yang dapat diandalkan di tengah tekanan pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya