Sabtu 03 Oktober 2020, 05:50 WIB

Pemkot Tegal Tetap Mengawal Isolasi Mandiri

(JI/TB/YH/AD/N-2) | Nusantara
Pemkot Tegal Tetap Mengawal Isolasi Mandiri

Supardji Rasban
Pemkot Tegal Buka Dapur Umum bagi Warga yang Isolasi Mandiri:

 

SEJUMLAH warga yang terinfeksi covid-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah, bertahan melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, pemerintah kabupaten tetap hadir dan memberikan perhatian untuk mereka.

"Kami mendirikan dapur umum untuk memberikan makanan siap saji. Setiap waktu makan tiba, petugas akan mengantarkan makanan ke rumah-rumah warga yang melakukan isolasi mandiri," ujar Wakil Wali Kota Muhammad Jumadi, kemarin.

Dapur umum dioperasikan di Lapangan Tegal Selatan. Puluhan petugas gabungan bekerja selama 24 jam di lokasi itu.

Sampai kemarin, sebanyak 100 warga melakukan isolasi mandiri di rumah. Mereka tersebar di empat kecamatan.

Jumadi berharap, jumlah kasus terus berkurang. Namun, jika ada penambahan, pemkot sudah membuat kebijakan menggunakan GOR Tegal Selatan sebagai tempat isolasi terpusat.

Kesiapsiagaan juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Mereka telah menyiapkan 18 ruangan isolasi khusus pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabelota.

"Total kasus saat ini ada 14 pasien terkonfirmasi positif. Kami sudah menyiapkan ruangan khusus untuk mengantisipasi lonjakan," kata Pjs Bupati Sigi Sisliandy.

Ia berharap, ruangan itu tidak akan terisi. "Kami akan berusaha keras mengembalikan Sigi ke zona hijau. Caranya dengan terus menggelorakan disiplin menaati protokol kesehatan kepada masyarakat," tekad Sisliandy.

Antisipasi juga terus dilakukan Pemkab Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Mereka menyiapkan tenaga kesehatan yang andal di puskesmas dan rumah sakit.

"Kami bertekad melakukan percepatan penanganan pandemi dengan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan. Mereka berada di garda terdepan. Kami akan menjaga supaya tidak ada lagi tenaga kesehatan yang terpapar," kata Pjs Bupati Pesisir Selatan Mardi.

Di Jawa Barat, Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum memimpin penanggulangan kasus baru di Kota Tasikmalaya, terutama klaster pesantren. Untuk memutus rantai penularan, 10 ribu tes usap sudah disiapkan. (JI/TB/YH/AD/N-2)

Baca Juga

MI/Kristiadi

BRI Bantah Buka Layanan Nomor Antrean BLT UMKM Sejak Dinihari

👤Kristiadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:27 WIB
Kepala Pimpinan Cabang BRI Tasikmalaya, Aidil Adhisaputra menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyampaikan pengumuman bahwa pembukaan...
ANTARA/Kornelis Kaha

Pelaku Pariwisata NTT Diminta Disiplin Terapkan 3M

👤Palce Amalo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 11:19 WIB
Selain mempromosikan pariwisata, NTT juga sedang gencar mempromosikan produk pangan lokal terutama kopi dan sarung...
Mi/Kristiadi

Warga Berkerumun Rebutan Nomor Antrean BLT UMKM

👤Kristiadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 10:58 WIB
Warga penerima bantuan langsung tunai bantuan Presiden untuk UMKM di Kota Tasikmalaya melanggar protokol kesehatan. Mereka berdesak-desakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya