Jumat 02 Oktober 2020, 21:15 WIB

Meski Pandemi Pemkab Boyolali Kebut Revitalisasi Pasar Tradisional

Widjajadi | Nusantara
Meski Pandemi Pemkab Boyolali Kebut Revitalisasi Pasar Tradisional

MI/Widjajadi
Pasar Cepogo terbaru yang tuntas dibangun dengan anggaran Rp33 miliar, dan tinggal menunggu peresmian.

 

KENDATI masih pandemi Covid-19, pemberdayaan ekonomi rakyat di masa pandemi covid-19 terus menjadi program strategis Pemerintah Kabupaten Boyolali. Sejumlah pasar tradisional dibenahi dan tuntasnya pembenahan sejumlah pasar tradisonal senilai Rp124,5 miliar.

"Kami terus dorong semangat rakyat Boyolali untuk berdaya dan bangkit ekonominya di tengah pandemi covid-19. Selain kemudahan lain, sudah ada sejumlah pasar tradisional kita benahi, agar lebih layak,dan mampu memberikan kenyamanan pembeli bertransaksi, " kata Kadisdagperin Boyolali, Karseno, Jumat (2/10) di kantornya.

Dengan pembenahan pasar tradisional ini, diyakini akan meningkatkan kunjungan pembeli, meski di tengah pandemi covid. Kondisi bersih, fasilitas komplit, diyakini akan mengubah menset masyarakat yang semula lebih condong berbelanja di pasar moderen, untuk kemudian kembali menyukai datang ke pasar tradisional.

Pada tahun anggaran 2020 ini, enam pasar tradisional yang tersebar di 5 kecamatan berhasil tuntas direnovasi, dan menunggu peresmian purna pugar. Di antaranya Pasar Sayur Cepogo, yang menjadi pengganti pasar lama yang terbakar.

Pembiayaan enam pasar ratusan miliar itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali. Totalnya Rp124,7 miliar. Terbesar pembiayaan adalah Pasar Sayur Cepogo sebesar Rp 33 miliar.

"Rincian lain Pasar Kacangan Kecamatan Andong Rp25 miliar, Pasar Kebonagung (Ngemplak) menghabiskan anggaran sebesar Rp25 miliar, dan Pasar Trantang (Sambi) melalui APBD sebesar Rp3,7 miliar, " katanya.

Sementara terkait pasar sayur lama Cepogo yang terbakar, kerugian mencapai Rp 3 miliar. Namun pedagang tidak perlu gelisah, karena dalam waktu dekat akan dimasukkan ke pasar baru yang ada di sebelah lokasi pasar terbakar.

"Semua masuk ke passe baru, dan langsung bisa berdagang setelah diresmikan dalam waktu dekat. Lokasi yang terbakar akan ditata untuk fasos dan fasum, " imbuh dia. (OL-13

Baca Juga: Jam Malam Diberlakukan, Tasikmalaya Laiknya Kota Mati

 

 

 

Baca Juga

ANTARA

Sumsel Gencarkan Razia Protokol Kesehatan

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 23:23 WIB
Penegakan protokol kesehatan di Sumsel telah diatur dalam Peraturan Gubernur No 37 tahun 2020. Sehingga razia dan sidang yang dilakukan di...
MI/Benny Bastiandy

49 Ribu Rumah di Lebak tidak Layak Huni

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 23:00 WIB
Pemerintah daerah hingga kini terus mengoptimalkan perbaikan rumah tidak layak, namun tahun ini terkendala adanya pandemi...
ANTARA/Adwit B Pramono

Usai Sosialiasi, Tol Mando-Bitung Bakal Mulai Bertarif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:10 WIB
Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) jalan tol ini adalah 8.107 kendaraan, dan tertinggi tercatat di hari Sabtu (10/10) sebanyak 10.571...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya