Jumat 02 Oktober 2020, 16:05 WIB

Dukung Pendidikan Anak Indonesia Melalui Donasi Beasiswa

Eni Kartinah | Humaniora
Dukung Pendidikan Anak Indonesia Melalui Donasi Beasiswa

Dok.Ist
Sejumlah pelajar tengah mengerjakan tugas mereka di sekolah.

 

KESEHATAN dan pendidikan merupakan dua pilar utama yang perlu dimiliki oleh setiap anak. Bahkan salah tolok ukur kemajuan suatu bangsa pun dilihat dari  kedua bidang tersebut

Itu sebabnya,  butuh kepedulian semau pihak untuk meningkatkan standar kesehatan dan pendidikan anak Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kemajuan anak Indonesia, Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan Lazada menjalankan program donasi beasiswa pendidikan “Bersatu dan Kuat Dukung Pendidikan Anak Generasi Maju”. Program ini dilakukan dengan juga menggandeng Hoshizora Foundation yang merupakan yayasan pendidikan nonprofit yang berjuang memberikan akses dan kualitas pendidikan untuk anak-anak Indonesia.

Baca juga: Era New Normal, Startup Algoritma Bagikan Beasiswa Rp 8 Miliar

“Selama lebih dari 65 tahun, SGM Eksplor dari generasi ke generasi telah mendukung pemenuhan nutrisi anak Indonesia melalui penyediaan produk bernutrisi dan berbagai program agar mereka dapat tumbuh menjadi Anak Generasi Maju. Selaras dengan visi Danone ‘One Planet One Health’, kami berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kesehatan melalui nutrisi dan program berkelanjutan ke sebanyak mungkin masyarakat Indonesia,” ujar Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Widianto Juwono.

Lebih lanjut Widianto Juwono mengaku percaya bahwa setiap anak memiliki hak untuk maju. Untuk itu, dibutuhkan pemenuhan nutrisi yang lengkap serta pendidikan yang baik sebagai fondasi untuk mencapai kemajuan. "Untuk itu kami mendukung kemajuan anak-anak usia Sekolah Dasar yang rentan dan kurang mampu melalui pemberian beasiswa pendidikan dan peningkatan kapabilitas, agar tidak ada anak yang tertinggal perkembangannya.”

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, mereka mengumpulkan donasi untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia. Hasil penjualan itu akan didonasikan dalam bentuk beasiswa yang dutujukan kepada 150 anak di berbagai provinsi di Indonesia yang kurang mampu.

Program ini menggandeng Hoshizora Foundation untuk membantu penyaluran beasiswa melalui program 'Beasiswa Mimpi Anak Negeri' kepada anak-anak Indonesia yang berprestasi dan mempunyai motivasi tinggi, namun rentan putus sekolah karena mempunyai hambatan dari segi sosial dan finansial. Bersamaan dengan beasiswa ini, anak-anak akan didampingi dengan pengayaan dalam bidang kemampuan sosial seperti melatih tanggungjawab, mengekspresikan diri, hingga mengenal diri sendiri.

“Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen kepedulian kami di bidang pendidikan. Program ini ditujukan untuk mengajak sebanyak mungkin konsumen kami di seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi dan mendukung pendidikan anak Indonesia yang kurang beruntung agar tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak," ujar EVP FMCG Lazada Indonesia, Bobby K. Gandasaputra.

"Kami optimistis semangat kebaikan yang kami lakukan ini dapat berdampak positif bagi masa depan anak Indonesia. Inisiatif yang dilakukan ini juga merupakan bentuk dukungan dan komitmen kami terhadap anak-anak Indonesia agar dapat tumbuh menjadi Anak Generasi Maju,” kata Widianto lagi. (RO/A-1)

Baca Juga

Antara

Perkuat Ikatan Kebangsaan Guna Majukan Negeri

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:51 WIB
"Gus Dur (Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid) waktu berpesan cintailah tanah, air dan udara di atas segala-galanya," kata Budayawan...
Antara/Aprillio Akbar

Agar PJJ Efektif, Guru dan Orang Tua Harus Jalin Komunikasi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:18 WIB
Sebelum pandemi covid-19, komunikasi guru dengan orang tua cenderung berjalan lancar secara tatap muka. Berbeda saat pandemi di mana...
AFP

Kemenag: 26 Ribu Jemaah Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:09 WIB
“Ada 26.328 jemaah atau 44% dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya