Jumat 02 Oktober 2020, 20:12 WIB

94 Ribu Warga Dapat Bantuan Pembiayaan Rumah Lewat SiKasep

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
94 Ribu Warga Dapat Bantuan Pembiayaan Rumah Lewat SiKasep

Antara/Arnas Padda
pembangunan rumah subsidi di Gowa, Sulawesi Selatan

 

MELALUI aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep), 94 ribu warga memperoleh bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Aplikasi besutan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan itu sudah diluncurkan pada akhir 2019 dan telah resmi digunakan sejak awal 2020.

"94.006 masyarakat telah memperoleh bantuan pembiayaan perumahan FLPP. Tingginya animo masyarakat dalam menggunakan aplikasi SiKasep tersebut menunjukkan bahwa PSBB di masa pandemi tidak menghambat pemerintah untuk menjalankan program penyaluran bantuan pembiayaan perumahan," jelas Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (2/10).

Arief memaparkan, dalam database Management Control PPDPP, per hari ini jumlah masyarakat yang mendaftar SiKasep telah mencapai 232.992 pengguna, yang diantaranya 96.081 lolos subsidi checking dan 9.331 dalam proses verifikasi oleh bank pelaksana.

Untuk realisasi penyaluran FLPP tahun 2020, Arief menjelaskan, pihaknya telah menggelontorkan Rp9,6 Triliun yang didistribusikan untuk 94.006 rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Angka tersebut telah mencapai 91,71% dari target penyaluran yang ditetapkan di tahun 2020 yaitu sebesar Rp11 Triliun.

"Sehingga total penyaluran FLPP dari tahun 2010 hingga 2 Oktober 2020 telah mencapai Rp53,96 Triliun untuk 749.608 unit rumah," tutur Arief

Baca juga : Hingga Akhir 2020, PLN Beri Diskon Tarif

Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, PUPR melanjutkan program tersebut di 2021 dengan menetapkan alokasi anggaran FLPP sebesar Rp16,62 Triliun. Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Rp2,5 Triliun dari dana bergulir, sehingga total alokasi anggaran Rp19,1 Trilun untuk 157.500 unit rumah.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan bantuan pembiayaan perumahan yang disediakan untuk tahun 2021 adalah berupa FLPP dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Arief menerangkan, meskipun SiKasep merupakan aplikasi sederhana yang diunduh secara gratis melalui platform Playstore, rangkaian sistem yang dibangun pemerintah dalam aplikasi tersebut cukup kompleks dan memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan dalam menjembatani ketersediaan hunian terhadap kebutuhan hunian dari masyarakat.

"Di tahun ini, jumlah bank pelaksana yang bekerjasama dengan pemerintah dalam menyalurkan FLPP adalah sebanyak 42 Bank yang terdiri dari Bank Umum Nasional dan Bank Pemerintah Daerah, baik Nasional maupun Konvensional," kata Arief.

Melalui Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang), pemerintah juga mencatat saat ini per tanggal 2 Oktober 2020 pukul 18.00 WIB sebanyak 20 asosiasi dan Perumahan Nasional telah mendaftarkan data perumahannya dengan jumlah mencapai 11.692 lokasi terdaftar. (OL-7)

Baca Juga

Ist

InvestASIK, Solusi Asik Kemudahan Berinvestasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:13 WIB
Hasil dari investasi dapat digunakan untuk dana darurat, biaya pendidikan anak, traveling, dana pensiun, dan sebagainya di masa...
ANTARA FOTO/Maulana Surya

Airnav: Main Layangan di Area Bandara Bakal Kena denda Rp1 M

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:37 WIB
Layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara dapat membahayakan pesawat udara yang lepas landas dan mendarat di bandara...
Antara

Hindari Perjalanan ke Puncak Saat Libur Panjang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:23 WIB
Pengendara jalan diimbau untuk menghindari perjalanan ke Puncak, Bogor, Jawa Barat saat libur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya