Jumat 02 Oktober 2020, 15:35 WIB

Antisipasi Covid, KPU Kabupaten Cianjur Siapkan Langkah Khusus

Benny Bastiandy | Nusantara
Antisipasi Covid, KPU Kabupaten Cianjur Siapkan Langkah Khusus

Antara
Ilustrasi

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan skenario saat pemungutan suara pada Pilkada 9 Desember nanti. Di setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan disiapkan bilik khusus semacam ruang
isolasi bagi pemilih yang suhu tubuhnya saat dicek di atas 37,3 derajat.

Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Cianjur, Rustiman, menjelaskan setidaknya terdapat 9 hal teknis tambahan pada Pilkada 2020 yang diterapkan pada proses pemungutan suara nanti. Satu di antaranya menyangkut penyediaan bilik suara khusus seandainya terdapat pemilih bersuhu tubuh di atas rata-rata normal.

"Jadi, pada pemungutan suara di saat pandemi covid-19, setiap hak pilih harus diperiksa dulu suhu tubuhnya sebelum masuk ke areal TPS. Jika ada pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat, mereka akan kami pisahkan di bilik suara khusus. Kami siapkan bilik khusus ini satu buah per TPS," terang Rustiman sesuai kegiatan sosialisasi di salah satu tempat wisata di Cianjur, Jumat (2/10).

Dengan pola skenario seperti itu, kata Rustiman, masyarakat yang kemungkinan terindikasi covid-19 dari hasil pemeriksaan suhu tubuh tidak perlu khawatir kehilangan hak suara mereka. Pun bagi masyarakat terpapar covid-19 yang tengah menjalani masa isolasi, mereka juga tidak akan kehilangan kesempatan menyalurkan hak pilih pada Pilkada.

"Tetap akan kami layani bagi mereka (pasien terkonfirmasi covid-19) yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. Teknisnya, nanti ada petugas KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) berseragam lengkap alat pelindung
diri mendatangi setiap pemilih yang sedang menjalani isolasi," tutur Rustiman.

Rustiman menuturkan, hal teknis lain yang menjadi fokus selama pemungutan suara di saat pandemi covid-19 yakni pengaturan jumlah kedatangan pemilih di setiap TPS. Kemungkinan akan dilakukan pembatasan dengan cara membagi
pemilih secara periodik.

"Untuk waktunya tetap tidak berubah, mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Cuma untuk menghindari kerumunan, harus diatur jumlah pemilih. Misalnya per 100 orang pada jam sekian sampai jam sekian. Demikian
seterusnya," ungkapnya.

Sedemikian rupa KPU akan menyediakan berbagai perlengkapan protokol kesehatan di setiap TPS. Setiap pemilih, juga akan diberikan sarung tangan sekali pakai.

"Tinta sebagai bukti pemilih telah mencoblos, tidak lagi dicelup, tapi diteteskan. Upaya-upaya ini kami maksimalkan untuk mencegah penyebaran covid-19 ataupun mencegah terjadinya klaster baru. Jumlah pemilih di TPS pun yang semula 800 orang sekarang dikurangi jadi 500 orang," tutur Rustiman.

Sejauh ini tahapan Pilkada Kabupaten Cianjur berjalan sesuai koridor. Semua pasangan calon maupun tim suksesnya sudah memahami betul pentingnya melakukan upaya-upaya mencegah penyebaran covid-19, salah satunya tidak
melakukan kampanye rapat umum yang bisa memicu terjadinya kerumunan massa.

"Kampanye hanya dilakukan secara tatap muka langsung maupun daring. Tatap muka langsung pun dibatasi jumlah yang hadir maksimal 50 orang," pungkasnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Muhammad Ikhsan, mengapresiasi kegiatan sosialisasi Pilkada yang digelar KPU dengan melibatkan kalangan jurnalis. Selama ini, peran jurnalis cukup berkontribusi positif terhadap suksesi pesta demokrasi, terutama memberikan informasi kepada masyarakat.

"Jurnalis jangan jadi penonton, tapi harus memiliki peran strategis sebagai jembatan penyampai informasi kepada masyarakat. Apalagi di saat pandemi covid-19 ini, harus banyak informasi yang harus disampaikan kepada masyarakat, khususnya penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan pemungutan suara nanti," pungkas Ikhsan. (OL-13)

Baca Juga: Masyarakat Wajib Terlibat Dalam Melakukan Tracing

Baca Juga

MI/Benny Bastiandy

Wisatawan Harus Disiplin Prokes

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:37 WIB
Memasuki status oranye covid-19, Pemkab Sukabumi meminta warga dan wisatawan untuk mematuhi protokol...
MI/M Taufan SP Bustan

Maulid Nabi Momen Ciptakan Generasi Muda Berakhlak

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:28 WIB
Perjuangan Rasulullah  telah menciptakan generasi muda berkarakter dan mimiliki akhlak mulia. Nabi pernah merasakan masa muda...
MI/Rendy Ferdiansyah

Cegah Konflik, Gajah di Riau Diberi GPS Collar

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:42 WIB
Mencegah konflik manusia dengan satwa liar, BKSDA Riau, Rimba Satwa Foundation, Perkumpulan Gajah Indonesia , dan penggiat satwa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya