Jumat 02 Oktober 2020, 08:59 WIB

Bermodal Mutu Baik, Kab Sleman Berhasil Branding Beras Sleman

mediaindonesia.com | Ekonomi
Bermodal Mutu Baik, Kab Sleman Berhasil Branding Beras Sleman

DOK KEMENTAN
Beras Sleman.

 

Kabupaten Sleman kini telah berhasil membranding beras hasil produk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Sleman. Dengan merek 'Beras Sleman', produk gapoktan di Sleman ini siap dipasarkan ke sejumlah toko modern berjejaring nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman Heru Saptono mengatakan untuk saat ini Beras Sleman sudah dipasarkan di toko modern dan beberapa pasar tradisional.

Berawal dari keprihatinan pemerintah Kabupaten Sleman dari 2016, beras yang diproduksi petani Kabupaten Sleman diwadahi dengan branding Beras Delanggu. Gabah dibawa ke Demak, Jawa Tengah dan Jawa Barat lalu dikemas dan dipasarkan di Jogja. Sekarang, dengan bermodalkan mutu yang baik, Kabupaten Sleman berhasil membranding berasnya sendiri.

Baca Juga: Orientasi Ekspor Beras, Kementan Bangun Kostraling

Untuk memperoleh hasil produksi yang baik, pihaknya mengaku terus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap kualitas Beras Sleman ini. “Kami terus memantau kualitas Beras Sleman ini. Kami tempatkan petugas penyuluh mutu pertanian di setiap wilayah Sleman Barat, Sleman Tengah, dan Sleman Timur untuk terus mempertahankan kualitas Beras Sleman ini,“ jelas Heru.

Lebih lanjut Heru menjelaskan produk beras sleman ini dijamin memiliki kualitas yang bagus dan rasa yang enak dibanding beras dari derah lainnya. Heru mengatakan kualitas beras sleman yang bagus ini karena dihasilkan dari pertanian di wilayah Sleman yang merupakan daerah lereng Gunung Merapi dengan pengairan yang sangat cukup dan belum terkena pencemaran.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Sembada Beras Sleman, R Bangun menyampaikan keinginannya untuk Beras Sleman ini karena betul-betul dikenal karena rasanya yang enak. “Melalui Bupati Sleman, memberikan surat edaran agar semua ASN yang ada di Kabupaten Sleman  wajib mengonsumsi beras sleman ini,“ kata Bangun.

Baca Juga: Diversifikasi Pangan, Kementan Dorong Penurunan Konsumsi Beras

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan gagasan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sleman ini sangat bagus untuk mengendalikan nilai-nilai yang dulu ada dan sekarang sudah hilang harus tumbuh lagi. “Kalau di Jawa Tengah terkenal dengan beras Delanggu, Jawa barat dengan beras Ciaunjur, ini adalah gagasan untuk Kabupaten Sleman mengembalikan beras spesifik namanya Beras Sleman,“ papar Suwandi.

Lebih lanjut Suwandi berharap Beras Sleman yang sekarang dikelola dengan baik, proses produksi baik kemudian dikirim dan dikemas khusus dengan brand Beras Sleman. Masuk supermarket dan mal supaya lebih dikenal beras asal daerahnya. “Kami juga memberi kesempatan untuk daerah lain membranding masing-masing wilayahnya sesuai dengan beras yang ada di wilayahnya masing masing,” ujarnya.

Hal ini, menurut Suwandi, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang telah memerintahkan semua jajaran Kementerian Pertanian untuk terus mengawal dan menciptakan produk-produk baru di bidang pertanian secara maksimal untuk menjaga dan mengamankan produksi pangan nasional. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok. Telkomsat

Telkomsat Raih Penghargaan Corporate Image Award 2020

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 03:35 WIB
Penghargaan itu merupakan pembuktian bahwa Telkomsat telah dikenal dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat Indonesia melalui melalui...
DOK: PERTAMINA

Pertamina Memberi Energi untuk Indonesia Maju

👤Gan/S1-25 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 03:32 WIB
Bahan bakar ramah lingkungan D100 menjadi ikhtiar Pertamina dalam mewujudkan Nawacita, yakni mengoptimalkan sumber daya dalam negeri untuk...
ANTARA/RAISAN AL FARISI (STR)

Bonus Demografi di Depan Mata, Sektor Perumahan Siap Tangkap

👤Gana Buana 🕔Senin 19 Oktober 2020, 22:40 WIB
Perlu kerja sama strategis dari pemerintah, BP Tapera, perbankan, dan pengembang dalam memanfaatkan peluang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya