Jumat 02 Oktober 2020, 08:00 WIB

Hasil Swab Test Berubah-Ubah, Ini Kata Dokter

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
Hasil Swab Test Berubah-Ubah, Ini Kata Dokter

AFP
Swab test atau tes usap.

 

TES usap atau swab test masih jadi metode yang akurat untuk mendeteksi ada atau tidaknya virus korona di dalam tubuh. Namun, beberapa orang mengeluhkan hasil tes usap yang membingungkan.

Ada yang mendapatkan hasil positif, namun dalam 2 hari kemudian justru langsung negatif. Ada juga yang mengalami sebaliknya, negatif pada tes pertama, tapi positif di tes kedua.

Menanggapi masalah akurasi hasil tes, Kepala Laboratorium Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Dewi Yennita Sari mengatakan banyak faktor yang mempengaruhi pemeriksaan sampel swab atau Polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium.

"Itu semua dipengaruhi oleh pra analitik, analitik dan pasca analitik," kata Dewi dalam webinar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Kamis (1/10).

Pada pra analitik, bisa saja terjadi saat pengambilan sampel terjadi kontaminasi. Begitu juga saat pengiriman spesiamen dan disimpan di laboratorium. "Tentu tidak akan langsung dikerjakan, disimpan terlebih dahulu yang mana suhu spesimen itu harus dijaga 2-8 derajat celsius," kata Dewi.

Begitupun pada analitik, misalnya saat ekstraksi yang tidak benar atau banyak kontak, sehingga ektraksinya gagal sehingga PCR tidak terdeteksi.

Tak hanya itu, Dewi melanjutkan pada pemeriksaan PCR yang spesifiknya tinggi, dia akan mengorbankan salah satu yaitu sensifitasnya hingga 60%-70%.

"Meskipun mendeteksi virus di saluran nafas tapi perlu kita ketahui yang dideteksi adalah materi genetik jadi serpihan virus matipun masih deteksi sebagai positif. Itu kekurangannya," pungkas Dewi. (H-2)

Baca Juga

Antara

Jokowi Minta Harga Vaksin Mandiri Terjangkau

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:54 WIB
Pemerintah berupaya bergerak cepat untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19 dengan pengadaan...
DOK UGM

GeNose C19 Masuk Tahap Uji Diagnostik

👤Agus Utantoro 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:29 WIB
Usai menjalani uji diagnostik, GeNose C19 akan masuk tahap produksi yang dijadwalkan pada akhir...
Dok MI

Bapeten Gandeng UI Gelar Seminar Keamanan dan Keselamatan Nuklir

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:10 WIB
Pemanfaatan tenaga nuklir harus memenuhi tingkat keselamatan dan keamanan serta sefeguard sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya