Kamis 01 Oktober 2020, 17:54 WIB

Uang Muka 0% Bagi Kendaraan Bermotor Berwawasan Lingkungan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Uang Muka 0% Bagi Kendaraan Bermotor Berwawasan Lingkungan

MI/Atet Dwi Pramadia
Pekerja memuat sepeda motor yang akan dikirim menuju Kota Banjarmasin di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu, (20/1).

 

Bank Indonesia (BI) telah menyempurnakan ketentuan uang muka bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi 0%.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 22/13/PBI/2020 tentang Perubahan Kedua atas PBI No. 20/8/2018 tentang Rasio LTV untuk Kredit Properti, Rasio FTV untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka), berlaku efektif sejak 1 Oktober 2020.

"Penyempurnaan ketentuan PBI LTV/FTV dan Uang Muka merupakan tindaklanjut dari Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus 2020, yang memutuskan untuk menurunkan batasan minimum uang muka (down payment) dari kisaran 5%-10% menjadi 0% dalam pemberian KKB/PKB untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," ungkap Kepala Departemen Komunikasi Onny Widjanarko dilansir dari keterangan resmi, Kamis (1/10).

Lebib lanjut, kebijakan penyesuaian batasan minimum uang muka (down payment) bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah risiko kredit atau pembiayaan yang terjaga, mendorong fungsi intermediasi perbankan yang seimbang dan berkualitas, serta sebagai upaya untuk mendukung ekonomi berwawasan lingkungan (green economy).

Dengan dikeluarkannya PBI LTV/FTV dan Uang Muka, batasan minimum uang muka (down payment) bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi sebagai berikut :

1. Untuk roda dua, dari 10% jika memenuhi kriteria NPL/NPF menjadi 0%.

2. Untuk roda tiga atau lebih (non produktif), dari 10% jika memenuhi kriteria NPL/NPF menjadi 0%.

3. Untuk roda tiga atau lebih (non produktif), dari 5% jika memenuhi kriteria NPL/NPF menjadi 0%. (E-3)

Baca Juga

ANTARA

Pengusaha AS Diajak Berinvestasi di Sektor Transportasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 22:26 WIB
Indonesia telah berupaya melakukan penyempurnaan regulasi, melakukan terobosan kebijakan, serta membuka opsi berbagai skema pendanaan untuk...
ANTARA FOTO/ Dewi

Tingkatkan Ekspor Indonesia Kerja Bersama Persatuan Emirat Arab

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 22:00 WIB
Pemerintah sangat mengapresiasi para pemangku kepentingan dan pelaku usaha Indonesia yang terus berupaya meningkatkan kinerja...
Istimewa

Tepat 50 Tahun, GRP Berganti Logo Perusahaan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:40 WIB
BERTEPATAN dengan peringatan 50 tahun perusahaan, industri baja swasta nasional PT Gunung Raja Paksi Tbk meluncurkan logo...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya