Kamis 01 Oktober 2020, 15:55 WIB

Miskin karena Pandemi, Warga Honduras Bergerak ke AS

Mediaindonesia.com | Internasional
Miskin karena Pandemi, Warga Honduras Bergerak ke AS

AFP
Patung Liberty tegak berdiri di tengah upaya AS menahan laju penyebaran Covid-19.

 

Ratusan warga Honduras pada Rabu (30/9) secara berombongan bergerak menuju Amerika Serikat dalam upaya untuk memperbaiki kondisi hidup mereka setelah virus korona menewaskan lebih dari 2.000 orang dan melumpuhkan ekonomi di negara Amerika Tengah itu.

Para migran Honduras, yang kebanyakan pria dan wanita muda yang membawa ransel dan anak-anak kecil, berangkat dari terminal bus di kota utara, San Pedro Sula, menuju perbatasan Guatemala, menurut berita televisi lokal.

"Saya berangkat bersama suami dan dua anak saya. Tidak ada pekerjaan di sini. Tidak ada yang bisa dilakukan, dan kalaupun kita  mendapatkan pekerjaan,  kita hanya akan mendapat US$4 (sekitar Rp59.400) sehari," kata seorang wanita yang mengaku bernama Cristina, saat diwawancarai dalam program televisi lokal Hoy Mismo.

Kelompok warga yang berangkat pada Rabu itu merupakan iring-iringan pertama yang meninggalkan Honduras pada 2020, saat negara itu menderita penurunan ekonomi terburuk dalam sejarahnya setelah enam bulan pemberlakuan penguncian ketat dalam upaya memperlambat penyebaran virus korona baru.

Pada Oktober 2018, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan tentara dikerahkan ke perbatasan AS dengan Meksiko untuk membendung iring-iringan migran Amerika Tengah yang bergerak ke utara menuju Amerika Serikat.

Trump, yang mencela imigrasi tidak sah dalam kampanye kepresidenannya yang sukses pada 2016, mengklaim bahwa tentara diperlukan untuk mengamankan perbatasan AS dari para migran.

Namun, para kritikus mengatakan langkah itu adalah aksi politik menjelang pemilihan kongres AS pada November tahun itu. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/STR

Oposisi Belarus Serukan Mogok Nasional

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:21 WIB
Aksi demonstrasi itu digelar di hari terakhir ultimatum dari kelompok oposisi agar Lukashenko mengundurkan...
AFP/Vincenzo PINTO

Italia Berlakukan Pembatasan Baru untuk Cegah Penyebaran Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:56 WIB
Italia, negara Eropa pertama yang dihantam pandemi covid-19, Minggu (25/10), mencatatkan 21.273 kasus covid-19...
AFP/Christopher Black / World Health Organization

WHO Kembali Peringatkan Soal Nasionalisme Vaksin Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:36 WIB
Tedros mengatakan satu-satunya cara untuk pulih dari pandemi adalah bersama dan dengan memastikan negara-negara miskin memiliki akses yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya