Kamis 01 Oktober 2020, 15:08 WIB

Ekspedisi Kebangsaan untuk Bangkitkan Pariwisata dan UMKM

mediaindonesia.com | Humaniora
Ekspedisi Kebangsaan untuk Bangkitkan Pariwisata dan UMKM

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Wisatawan menikmati pemandangan di kawasan Kebun Raya Eka Karya Bali, Tabanan, Bali, Minggu (23/8/2020).

 

PERKUMPULAN Gerakan Seribu Untuk Indonesia (GSUI) mencanangkan sebuah gerakan untuk memperingati 75 Tahun Kemerdekaan RI. Gerakan ini diwujudkan dalam bentuk Ekspedisi Kebangsaan Tahunan Dari Sabang Hingga Merauke, menyambut peringatan 100 Tahun Kemerdekaan RI.

GSUI memulai ekspedisi kebangsaan yang dinamakan Hadir Untuk Negeri 2020 (HUI2020) pada wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Perhatian utama ekspedisi ini untuk memunculkan Semangat Bangkit bagi para pelaku bisnis di dunia pariwisata domestik dan UMKM pendukungnya, baik secara langsung maupun tidak.

Metode yang ditempuh adalah dengan mendatangi, menggali sisi lain keunikan pariwisata dan kemudian memberitakan liputan tersebut kepada dunia melalui media masa dan media sosial.

Pada ekspedisi ini, Tim Perjalanan HUI yang dibentuk akan menyusuri sejumlah titik singgah yang penuh dengan kearifan lokal dan mewakili kriteria dasar yang ditentukan, di antaranya tentang pembangunan desa, ketahanan nasional (mulai dari ketahanan pangan hingga ketahanan sumber daya energi), peran BUMN & BUMD, pendidikan umum, tempat bersejarah hingga ekonomi kerakyatan.

"GSUI menekankan pendekatan budaya lokal bagi setiap langkah kegiatan ekspedisi kebangsaan ini. Dampak yang diharapkan dari gerakan dan kegiatan HUI ini di antaranya muncul kegiatan serupa yang dilakukan oleh komunitas kecil maupun besar dengan mendatangi objek wisata lokal dengan penerapan protokol kesehatan yang memadai," tulis Tim Media HUI 2020.

Baca juga: Kemenparekraf Terus Eksplor Potensi Pariwisata Lombok Tengah

Dengan begitu, ekosistem pariwisata lokal di Indonesia yang sebelumnya merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi APBD dan APBN dapat kembali pulih bahkan mengingkat tajam.

Kegiatan akan dimulai pada Senin (5/10) hingga Minggu (11/10) dengan titik singgah Kasepuhan Cirebon, Kasepuhan Cipta Gelar, Cilacap, Sragen, Magelang dan Surakarta. Kegiatan ini akan mencari pejuang lokal di antaranya pegiat seni, pegiat lingkungan, pegiat ekonomi kerakyatan hingga pegiat pariwisata lokal.

Selain itu, GSUI juga tergerak untuk mendokumentasikan sejarah perjalanan bangsa di Nusantara menuju peringatan 100 Tahun Kemerdekaan RI dalam bentuk majalah digital dengan memberdayakan own media seperti web HUI, media sosial seperti Instagram, Facebook dan Youtube hingga membentuk media komunikasi umum terbuka seperti seminar dan workshop.

"GSUI juga berharap seluruh komunitas berkumpul dengan perhatian yang sama pada wadah gerakan ini, baik yang berasal dari komunitas hobi hingga profesi, sehingga tujuan GSUI untuk ikut menujukkan jati diri bangsa Indonesia kepada dunia dapat lebih cepat dan mudah terwujud," ungkapnya.

Untuk itu, GSUI mengajak seluruh elemen bangsa ini untuk bersama sama mendukung gagasan gerakan menggali potensi tersembunyi di Nusantara, sebagai salah satu kekuatan dahsyat menuju Indonesia maju.(RO/OL-5)

Baca Juga

ANTARA/FB Anggoro

253 Orang Gugur, IDI Desak Pemerintah Serius Lindungi Nakes

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:14 WIB
Jumlah itu terdiri dari 141 dokter, 103 perawat, dan sembilan dokter...
Ist

Dorong Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:11 WIB
Saat ini, kehadiran Su­ngai Kalisari Kampung Pelangi perlahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi...
MI

Gerakan Pungut Sampah Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:52 WIB
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya