Kamis 01 Oktober 2020, 12:42 WIB

PSBB Proporsional di Depok Diperpanjang Hingga 27 Oktober

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
PSBB Proporsional di Depok Diperpanjang Hingga 27 Oktober

ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Pengunjung dengan sekat plastik duduk berjaga jarak di kedai kopi Mill Point, Depok, Jawa Barat.

 

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Depok hingga 27 Oktober 2020. Ini merupakan kali keenam Pemprov Jabar memperpanjang PSBB proporsional di Kota Depok.

"Pemprov Jabar memperpanjang lagi masa PSBB proporsional di Kota Depok selama 28 hari ke depan, berlaku mulai 30 September 2020," kata Ridwan, Kamis (1/10).

Kebijakan PSBB merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar menekan laju penyebaran virus covid-19.

Status Kota Depok saat ini kembali masuk dalam risiko tinggi atau zona merah, dari sebelumnya zona oranye.

Baca juga: 6 Ribu Jenazah Dikuburkan dengan Protap Covid-19 di Jakarta

Atas peningkatan status tersebut, Gubernur Jabar memutuskan memperpanjang PSBB Proporsional di Kota Depok.

Gubernur Jabar meminta pemimpin daerah di Bodebek untuk menerapkan PSBB Proporsional dalam skala mikro sesuai level kelas kewaspadaan masing-masing daerah. Kemudian masyarakat yang berdomisili atau melakukan aktivitas di Bodebek wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat yang berdomisili atau melakukan aktivitas di Bodebek wajib mematuhi ketentuan peraturan perundangan dan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” ucapnya.

Data dari http://ccc-19.depok.go.id tertera bahwa sejak 27 September skornya adalah 1.46. Sedangkan pada 20 September skornya adalah 1,81.

“Senin kemarin, sudah diumumkan oleh Satgas pusat Depok zona merah bersama dengan Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Cilegon, merah semua termasuk seluruh DKI. Jadi penyebaran covid 19 di Jabodetabek hampir merata peningkatannya trend kasusnya cukup tinggi,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono, Kamis (1/10).

Atas peningkatan status tersebut, Ridwan Kamil memutuskan  melakukan perpanjangan PSBB Proporsional.

"Perpanjangan ini adalah yang keenam kalinya dilakukan semenjak pandemi. Perpanjangan keenam ini berlaku sejak 30 September hingga 27 Oktober 2020 sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.575-Hukum/2020 tentang Perpanjangan Keenam PSBB Proposional di Bodebek," ujarnya.

PSBB proporsional sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu dapat diperpanjang apabila masih ada terdapat bukti penyebaran covid-19. Perpanjangan keenam PSBB proporsional dilakukan karena dari rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar belum terdapat indikasi penurunan penyebaran.

“Sehingga perlu melanjutkan PSBB di wilayah Bodebek secara proporsional untuk menghambat laju penularan secara efektif,” tambahnya.

Hingga Rabu (30/9), total kasus positif covid-19 di Kota Depok 4.320 orang. Dari jumlah tersebut, 135 orang meninggal dunia.

Adapun kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok sebanyak 5.303 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.164 orang dan Orang Tanpa Gangguan (OTG) sebanyak 6.707 orang. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Video Viral Polisi Pukul Polisi, Polri: Itu Hoaks

👤Yakub Pryatama 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 10:54 WIB
"Terkait video viral di medsos yang mengatakan PA Brimob menyamar sebagai mahasiswa dan ditangkap oleh polisi lalu kena pukul personel...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Pemprov DKI Siapkan 550 Bengkel Penyelenggara Uji Emisi

👤Kautsar Bobi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:36 WIB
Saat ini, baru ada 155 bengkel yang terseber di beberapa daerah di Ibu...
ANTARA/M Risyal Hidayat

DPRD DKI Nilai Prediksi UMP DKI tidak Naik Tepat

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 09:04 WIB
Pemprov DKI mau tidak mau harus mengatur keseimbangan antara kesejahteraan buruh dan kelangsungan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya