Kamis 01 Oktober 2020, 11:10 WIB

1.489 Santri Positif Covid-19 Kemenag Minta Bentuk Tim Taskforce

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
1.489 Santri Positif Covid-19 Kemenag Minta Bentuk Tim Taskforce

ANTARA/ Anis Efisudin
KEMBALI: Sejumlah santri berdatangan setelah diliburkan selama 4 bulan akibat pandemi covid-19 di Ponpes Sunan Pandanaran Ngaglik, Sleman.

 

WAKIL Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi merekomendasikan Satuan Tugas COVID-19 untuk membentuk task force dan tim bersama dalam penanganan klaster covid-19 di lingkungan pesantren, yang akan melibatkan para kyai.
Wamenag menjelaskan pembentukan task force dengan pelibatan kyai diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menjaga 29 ribu pondok pesantren di Indonesia dari ancaman covid-19.

"Ini sangat penting agar kultur pondok pesantren yang tidak bisa dilakukan lewat pendekatan lain namun dapat dilakukan dengan pendekatan kyai. Saya kira pendekatan dengan melibatkan kyai dan tokoh agama sangat penting. Penanganan yang dilakukan juga harus hati-hati agar tidak menimbulkan kehebohan," ujar Zainut dalam pernyataannya resminya, Kamis (1/10).

Lebih lanjut Wamenag mengungkapkan, berdasarkan data terbaru Kementerian Agama, tercatat sebanyak 27 pesantren terkonfirmasi positif covid-19. Pesantren ini tersebar di 10 provinsi dengan jumlah santri yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 1.489 orang. "969 santri sembuh, 519 dalam perawatan dan satu kasus meninggal dunia," ungkapnya.

Menanggapi rekomendasi Kemenag, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan akan melanjutkan rapat koordinasi penanganan klaster covid-19 di lingkungan pondok pesantren dalam waktu dekat, dengan melibatkan para tokoh agama dan kyai yang berpengaruh.

"Hasil dari rapat nantinya akan kita sampaikan ke Wapres KH Ma'ruf Amin dan pada rapat berikutnya akan langsung dipimpin oleh Wapres untuk menentukan kebijakan," tandasnya.(H-1)

Baca Juga

AFP/Vincenzo Pinto

Vaksin Covid-19, Pakar: Kalau tak Aman, Uji Dihentikan Sejak Awal

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:59 WIB
Guru Besar Fak Kedokteran Unpad Cissy mengatakan apabila vaksin Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping berbahaya...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Siswa SMP di Tarakan Bunuh Diri, KPAI Minta PJJ Dievaluasi

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:30 WIB
KPAI akan bersurat pada pihak-pihak terkait untuk pencegahan dan penanganan peserta didik yang mengalami masalah mental dalam menghadapi...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Satgas Covid-19: Kasus Aktif di Indonesia Makin Menurun

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 09:33 WIB
Prof Wiku Adisasmito mengatakan jumlah kasus aktif di Indonesia sebanyak 60.569 atau 14,9%. Kondisi di Indonesia ini sangat baik jika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya