Kamis 01 Oktober 2020, 10:31 WIB

MRT Jakarta Larang Penumpang dengan Masker Kain 1 Lapis

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
MRT Jakarta Larang Penumpang dengan Masker Kain 1 Lapis

ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Penumpang MRT mengenakan masker kain

 

DIREKTUR Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan telah melarang penggunaan masker kain satu lapis di stasiun MRT maupun kereta MRT Jakarta.

Jika kedapatan menggunakan masker kain satu lapis seperti masker scuba, penumpang dilarang naik kereta. Sebabnya, masker scuba satu lapis tidak dapat melindungi dari penularan virus covid-19.

"Kami melarang penggunaan masker scuba satu lapis, karena itu terbukti tidak cukup untuk memproteksi diri kita dari keterpaparan," kata William di Jakarta, Rabu (30/9).

William menjelaskan penumpang boleh memakai masker scuba, tapi tiga lapis. Alternatif lainnya adalah masker scuba dengan tambahan masker medis. Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terlebih dulu melarang penggunaan masker scuba di armada KRL.

Saat ini, kereta khusus wanita yang tersedia di jam-jam sibuk juga ditiadakan untuk sementara waktu. Peniadaan ini sudah berjalan sejak PSBB transisi Jakarta pada 5 Juni 2020.

Baca juga: DPR Minta Masker Berstandar SNI tak Diubah-ubah

Kemudian operasional kereta Ratangga berubah menjadi 05.00-19.00 WIB, baik di hari kerja atau akhir pekan. Ketentuan ini berlaku mulai 21 September 2020. Jarak kedatangan kereta atau headway adalah 10 menit. PT MRT Jakarta juga meniadakan jam sibuk atau peak hours yang biasanya terdapat pada pukul 07.00-09.00 dan pukul 17.00-19.00 yang mana headway kereta pada jam tersebut adalah 5 menit.

Kebijakan ini mengikuti Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 156 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Bidang Transportasi.

"Good news-nya adalah seluruh stasiun beroperasi," ujarnya.

William menyampaikan, berbagai protokol kesehatan pencegahan covid-19 yang sudah berlaku sedari awal pandemi tetap diterapkan. Protokol yang dimaksud, seperti dilarang berbicara di dalam kereta, menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh penumpang, dan mensterilkan fasilitas dengan disinfektan.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Pemprov DKI akan Tertibkan Bangunan di Bantaran Kali

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:21 WIB
Sebabnya, belajar dari longsor yang terjadi di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 10 Oktober, ia melihat ada ketidakpatuhan...
MI/RAMDANI

Antisipasi Klaster Libur Panjang, Wagub Minta Warga Tetap di Rumah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:40 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengungkapkan Pemprov DKI dan pemerintah pusat sudah bersinergi...
ANTARA/Dhemas Reviyanto

Pemprov DKI Jakarta Gunakan Dana PEN untuk Atasi Banjir

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:40 WIB
Tahun ini wilayah kali yang diprioritaskan untuk dinormalisasi, yakni Kali Pesanggrahan, Kali Ciliwung, Kali Angke, dan Kali...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya