Kamis 01 Oktober 2020, 09:40 WIB

BNPB: Perlu Kepercayaan Diri Daerah untuk Kurangi Risiko Bencana

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
BNPB: Perlu Kepercayaan Diri Daerah untuk Kurangi Risiko Bencana

ANTARA/ FAUZAN
BENCANA ALAM : Warga memperbaiki rumah yang rusak akibat angin puting beliung, di Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (29/9)

 

KERAGAMAN potensi yang besar di setiap daerah bisa untuk menggerakan pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana. Diperlukan kepercayaan diri yang kuat pada semua pihak dalam menghadapi setiap bencana.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bernardus Wisnu Widjaja mengatakan setiap daerah memiliki potensi yang luar biasa. Untuk itu diperlukan kepercayaan diri pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggerakkan potensi-potensi yang ada sehingga mampu mengurangi risiko bencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pengurangan risiko bencana berbasis kesejahteraan masyarakat merupakan upaya untuk mengajak masyarakat memperbaiki lingkungan sekaligus menciptakan keuntungan yang bernilai ekonomis," kata Wisnu dalam sosialisasi penanggulangan bencana di Kabupaten Karangasem, Bali, berdasarkan siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Kabupaten Karangasem, misalnya, memiliki potensi membangkitkan ketertarikan wisatawan dengan menghidupkan kembali kisah kejayaan di masa lalu dengan beragam kisah atau cerita yang menarik. "Sehingga bukan hanya produk, tetapi juga kegiatan masyarakat yang memiliki nilai kebudayaan dapat menjadi potensi pariwisata yang besar," tuturnya.

Wisnu juga memuji komunitas masyarakat Kabupaten Karangasem melalui Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung yang aktif dalam penanggulangan bencana. Dia berharap Pasebaya Gunung Agung dapat menjadi salah satu peluang kuat dalam mengedukasi pencegahan covid-19.

"Kehadiran Pasebaya Gunung Agung di tengah masyarakat tidak hanya berlaku dalam penanganan potensi bencana Gunung Agung, tetapi juga dapat memberikan edukasi pencegahan covid-19 yang berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat," katanya.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri mengatakan wilayahnya memiliki potensi untuk dikembangkan dalam pengurangan risiko bencana berbasis kesejahteraan masyarakat. "Banyak sekali lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui pendampingan BNPB, kami dapat mengupayakan pemanfaatan lahan tersebut dengan tanaman yang memiliki nilai jual sehingga tidak hanya menciptakan keuntungan tetapi juga menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi mereka yang terdampak pandemi," ujarnya.(Ant/H-1)

 

Baca Juga

Dok Book My Show

Bersepeda Sembari Beramal di Bike for Hope

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 06:21 WIB
Tujuan utama dari acara Bike for Hope adalah donasi untuk pekerja seni yang terkena dampak...
MI/Adam Dwi

Suryopratomo Mimpi Jadi Pemain Sepak Bola

👤Suryani Wandari Putri 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 04:40 WIB
WARTAWAN senior Suryopratomo, 59, tak pernah sekalipun memimpikan menjadi Duta Besar...
Medcom.id/ Roni Kurniawan

Manfaatkan Puskesmas dalam Upaya Pengendalian Penularan

👤Van/Ant/AFP/X-7 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 04:21 WIB
Pemerintah pusat berencana melakukan vaksinasi pada 9,1 juta warga pada November hingga Desember 2020. Pemerintah Provinsi Jawa Barat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya