Kamis 01 Oktober 2020, 07:00 WIB

Kepercayaan Diri Daerah Mampu Tingkatkan Upaya Pengurangan Risiko

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Kepercayaan Diri Daerah Mampu Tingkatkan Upaya Pengurangan Risiko

Antara/Adiwinata Solihin
Warga korban banjir menyelamatkan sisa perabot yang terdampak banjir bandang di Gorontalo.

 

PENGURANGAN risiko bencana menjadi upaya penanggulangan bencana yang terus digencarkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kerap melakukan pendampingan bagi pemerintah daerah untuk dapat melakukan upaya pengurangan risiko bencana berbasis kesejahteraan masyarakat.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Wisnu Widjadja mengungkapkan bahwa dalam menggerakan beragam potensi yang ada di daerah sebagai salah satu upaya pengurangan risiko bencana dibutuhkan kepercayaan diri pemerintah daerah dan masyarakatnya.

Baca juga: Tasikmalaya Melarang Kampanye Tatap Muka

“Setiap daerah memiliki potensi yang luar biasa, sekarang dibutuhkan kepercayaan diri pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggerakan potensi-potensi yang ada sehingga mampu menjadi upaya pengurangan risiko bencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” kata Wisnu dalam Sosialisasi Program dan Kegiatan Penanggulangan Bencana BNPB di Kantor Bupati Karangasem, Bali Rabu (30/9).

Wisnu menambahkan, Kabupaten Karangasem memiliki berbagai potensi yang ada untuk membangkitkan ketertarikan para wisatawan, salah satunya adalah dengan menghidupkan kembali kisah kejayaan masa lalu.

“Pemerintah Kabupaten Karangasem dapat menghidupkan kejayaan masa lalu yang ada di daerah dengan beragam kisah atau cerita untuk menarik dan membangkitkan sisi pariwisata, sehingga bukan hanya produk tetapi aktivitas masyarakat yang memiliki nilai kebudayaan dapat menjadi potensi pariwisata yang besar,” sebut Wisnu.

Selanjutnya, Wisnu menegaskan bahwa pengurangan risiko bencana berbasis kesejahteraan masyarakat merupakan upaya untuk mengajak masyarakat memperbaiki lingkungan sekaligus menciptakan keuntungan yang memiliki nilai ekonomi.

“Melalui langkah ini, kami mengajak masyarakat untuk memperbaiki lingkungan dan mendapatkan penghasilan dari upaya tersebut,” tegas Wisnu.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri menjelaskan potensi yang dimiliki Kabupaten Karangasem dalam pengurangan risiko bencana berbasis kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini di Karangasem banyak sekali lahan tidur atau lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui pendampingan BNPB, kami dapat upayakan pemanfaatan lahan-lahan tersebut dengan tanaman yang memiliki nilai jual sehingga tidak hanya menciptakan keuntungan, tetapi juga menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” jelas Mas Sumantri.

Selain itu, Mas Sumatri mengapresiasi kehadiran BNPB untuk melakukan pendampingan langsung kepada pemerintah daerah.

“Kami sangat mengapresiasi pendampingan langsung dari BNPB dalam memetakan potensi yang ada di Kabupaten Karangasem, sehingga kami termotivasi dalam melakukan perbaikan lingkungan yang sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Jadi Prioritas, Riset Nuklir untuk Diagnosis dan Pengobatan Kanker

👤Aiw/H-2 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:25 WIB
Selama ini, Indonesia mengimpor lebih dari 90% produk radioisotop dan...
Ist

40 Mahasiswa Raih Penuh Program Beasiswa 8 Miliar Algoritma 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:16 WIB
Program beasiswa pada tahun ini diberikan kepada 40 penerima beasiswa penuh serta 120 penerima beasiswa parsial yang memiliki background...
MI

Program Stunting Terancam Minim Hasil karena Ego Sektoral

👤Emir Chaerullah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
ANGGARAN program pencegahan stunting Rp27,5 triliun yang tersebar di 23 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terancam minim hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya