Kamis 01 Oktober 2020, 06:00 WIB

Chelsea Islan Komitmen Kurangi Sampah Plastik

Atalya Puspa | Humaniora
Chelsea Islan Komitmen Kurangi Sampah Plastik

MI/Ramdani
Aktris Chelsea Elizabeth Islan

 

SETIAP tahunnya, Indonesia menghasilkan 6,8 juta ton sampah, yang sebagian besar berupa plastik dan berakhir di laut. Dalam sebuah studi, diperkirakan jumlah sampah plastik yang dihasilkan Indonesia meningkat hingga 780 juta ton pada 2025 nanti.

Dengan melihat hal tersebut, aktris Chelsea Elizabeth Islan, 25, merasa perlu melakukan langkah konkret untuk mengurangi timbunan sampah di Indonesia. Hal itu dilakukannya dengan menerapkan gaya hidup hijau sejak dulu.

Dimulai dari langkah kecil yang dilakukannya dari rumah, bintang film Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015) dan Rudy Habibie (2016) itu melakukan recycle, atau menggunakan lagi sampah plastik yang masih layak pakai.

Green lifestyle dari dulu aku sudah coba daur ulang sampah.Walau di rumah saja, aku mencoba mengumpulkan plastik yang selesiai dipakai, lalu aku gunakan lagi untuk fungsi lain,” kata Chelsea dalam acara virtual conference Garnier Green Beauty, kemarin.

Selain melakukan upaya daur ulang, perempuan kelahiran Amerika Serikat itu juga kini mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. “Aku juga memlilih untuk mengurangi penggunaan plastik. Seperti membawa totebag saat belanja, pakai tumblr, dan selalu bawa sedotan ramah lingkungan,” ucapnya.

Pemain film Sebelum Iblis Menjemput (2018) itu merasa senang karena makin banyak masyarakat yang makin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan lewat hal-hal kecil seperti penggunaan totebag sampai sedotan ramah lingkungan.

“Ini membuktikan mereka punya tanggung jawab atas lingkungannya sendiri,” sahutnya.

Namun, itu saja dinilainya belum cukup. Chelsea berharap pemerintah juga mampu menggerakkan perusahaan untuk konsisten menjalankan sustainibility lifestyle demi menjaga lingkungan.


Ingin kuliah

Chelsea Islan mengawali debutnya sebagai Annalise di fi lm Refrain pada 2013 lalu. Ia sendiri tak pernah bercita-cita menjadi seorang aktris. 

Satu yang diinginkan Chelsia ialah menjadi seorang sutradara. Hal itu diutarakan Chelsea Islan ketika menjadi bintang tamu final episode spesial Ngobrol sesudah Sore (NSS) volume 2 bersama Putri Tanjung pada Agustus 2020.


Putri menanyakan impian Chelsea yang belum dicapai. Bintang sitkom Tetangga Masa Gitu itu juga mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan studinya, meskipun sudah terlewat tujuh tahun dari waktu seharusnya.

“Aku pingin banget sebenarnya kuliah, tetapi mungkin selama ini belum terwujud karena masih sibuk kerja,” katanya.

Ketertarikannya yang lain ialah mendalami ilmu psikologi. Selama pandemi covid-19 berlangsung, ia rutin mengikuti kelas daring psikologi untuk mengisi waktunya selama di rumah. 

Dua di antara materi psikologi yang diminatinya ialah clinical psychology dan behaviourism. “Aku tertarik banget sama psikologi,” pungkas Chelsea Islan. (Medcom.id/H-2)
 

Baca Juga

Antara

Jadi Prioritas, Riset Nuklir untuk Diagnosis dan Pengobatan Kanker

👤Aiw/H-2 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:25 WIB
Selama ini, Indonesia mengimpor lebih dari 90% produk radioisotop dan...
Ist

40 Mahasiswa Raih Penuh Program Beasiswa 8 Miliar Algoritma 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:16 WIB
Program beasiswa pada tahun ini diberikan kepada 40 penerima beasiswa penuh serta 120 penerima beasiswa parsial yang memiliki background...
MI

Program Stunting Terancam Minim Hasil karena Ego Sektoral

👤Emir Chaerullah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
ANGGARAN program pencegahan stunting Rp27,5 triliun yang tersebar di 23 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terancam minim hasil...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya