Kamis 01 Oktober 2020, 02:05 WIB

Covid-19 di Kalangan Muda AS Meningkat 55%

Covid-19 di Kalangan Muda AS Meningkat 55%

AFP
Covid-19 di kalangan muda AS meningkat 55%

 

KASUS infeksi virus korona di kalangan orang dewasa muda terus meningkat di seluruh AS dalam beberapa pekan terakhir setelah universitas dibuka kembali. 

Hal itu menunjukkan perlunya mengambil lebih banyak tindakan untuk mencegah penyebaran covid-19 pada kelompok usia muda. Dalam laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) antara 2 Agustus dan 5 September, kasus mingguan covid-19 pada orang berusia 18 hingga 22 tahun naik 55,1%. 

Wilayah Timur Laut mencatat peningkatan 144% dalam kasus covid-19, sementara kasus Midwest naik 123,4%. Peningkatan dalam kasus tidak hanya disebabkan peningkatan pengujian, tetapi dapat dikaitkan dengan beberapa universitas yang melanjutkan kegiatan secara langsung, kata para peneliti CDC. 

Mereka juga mengatakan penularan juga bisa terjadi di antara orang dewasa muda yang tidak kuliah. Para peneliti dari CDC mengatakan universitas yang ingin membuka kembali pembelajaran tatap muka perlu menerapkan langkah-langkah mitigasi. 

Harus diterapkan protokol kesehatan, seperti pemakaian masker dan jarak sosial, untuk mengekang penyebaran virus di antara orang  dewasa muda. Laporan sebelumnya mengidentifikasi orang dewasa muda cenderung tidak mematuhi langkah-langkah pencegahan. 

Dalam studi terpisah yang diterbitkan Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR) CDC pada Selasa (29/9), para peneliti melaporkan peningkatan pesat kasus covid-19 dua minggu setelah sebuah universitas di North  Carolina membuka kampus mereka untuk mahasiswa.

Inggris pun melaporkan tambahan 7.143 orang yang dinyatakan positif covid19. Angka harian tersebut merupa kan angka tertinggi sejak dimulainya pandemi di Inggris, menurut angka resmi yang dirilis pada Selasa.

Di tengah kekhawatiran besar atas wabah di universitas, Menteri Pendidikan Inggris Gavin Williamson pada Selasa mengatakan universitas telah diminta untuk memberikan bantuan tambahan dan dukungan kepada mahasiswa.

Pihak universitas juga harus memastikan mahasiswa yang melakukan isolasi dirawat dengan baik dan bisa mendapatkan makanan, persediaan medis, dan layanan kebersihan jika diperlukan.

Menurut surat kabar The Guardian, wabah covid-19 telah dilaporkan setidaknya di 50 kampus di seluruh Inggris. “Kami percaya bahwa universitas sangat siap untuk menangani setiap wabah yang muncul,” kata Williamson. (Van/Nur/CNA/Xinhua/I-1)
 

Baca Juga

AFP/Fayez Nureldine

Boikot Saudi terhadap Turki semakin Meluas

👤Wisnu AS 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:32 WIB
Sekarang, eksportir tekstil dan barang-barang Turki mengeluhkan penundaan yang berlebihan pada bea cukai...
AFP/Atta Kenare

Iran Bantah Pengaruhi Pilpres Amerika Serikat

👤Wisnu AS 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:12 WIB
Kedutaan Besar Swiss di Teheran telah menangani kepentingan AS di Iran sejak hubungan Iran dan AS terputus setelah revolusi Islam...
AFP/Phill Magakoe

Komisi Uni Afrika Kutuk Kekerasan di Nigeria

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:52 WIB
Dalam dua pekan terakhir, warga Nigeria berunjuk rasa dengan tuntutan pembubaran SARS. Namun, muncul sejumlah korban jiwa akibat tindakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya