Rabu 30 September 2020, 20:42 WIB

PTPN II Optimalisasi Lahan Tebu di Kwala Madu

Yoseph Pencawan | Nusantara
PTPN II Optimalisasi Lahan Tebu di Kwala Madu

MI/Yoseph Pencawan
Sekretaris Perusahaan PTPN II Kennedy NP Sibarani

 

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II mengoptimalisasi produktivitas lahan tebu di Kebun Kwala Madu, Kabupaten Langkat dengan kegiatan replanting terhadap sekitar 215 hektare lahan yang didahului tahap pembersihan.

Sekretaris Perusahaan PTPN II Kennedy NP Sibarani mengutarakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembersihan lahan di Kebun Kwala Madu, Rayon Kwala tepatnya di Pasar IX, Desa Selemak, Kabupaten Langka, Sumatra Utara. "Pembersihan lahan yang dimaksud adalah kegiatan operasional perusahaan untuk mengoptimalkan kembali lahan PTPN II bagi kepentingan produksi," ujarnya, Rabu (30/9).

Kennedy menjelaskan lahan itu nantinya akan kembali ditanami tebu, Hingga saat ini lahan yang sudah dibersihkan berkisar 15 hektare.

Saat ini lahan tersebut digarap masyarakat yang mengklaim sebagai tanah ulayat sehingga pelaksanaan pembersihan didahului dengan sosialisasi kepada masyarakat. Kennedy memastikan PTPN II sudah menyosialisasikannya kepada masyarakat Kampung Selemak/Kampung Durian, berupa pemberitahuan melalui surat dan sosialisasi. Dari hasil sosialisasi, sebagian besar masyarakat memahami program di PTPN II tersebut, bahkan sudah ada yang bersedia menerima talih asih dari PTPN II.

Menurut Kennedy, lahan tersebut dahulu adalah lahan yang ditanami tebu dan merupakan lahan HGU PTPN II sesuai Sertifikat HGU Nomor 2 dan Sertifikat HGU Nomor 3 Kwala Bingei. Sehingga masyarakat yang menguasai lahan tersebut saat ini sesungguhnya tanpa hak.

"Pembersihan lahan hanya dilakukan oleh PTPN II dalam hal ini Karyawan Kebun dan Serikat Pekerja PTPN II. Sedangkan keberadaan Polri tidak ada ikut dalam kegiatan pembersihan lahan. Mereka hanya berjaga agar tidak terjadi kericuhan. Sedangkan anggota TNI di sana hanya untuk pengamanan perusahaan saja," urai Kennedy,

Dia menambahkan, saat ini di Kwala Bingei terdapat lahan yang diperuntukan sebagai penghargaan untuk masyarakat adat Kabupaten Langkat seluas 200 hektare di Kwala Bingei wilayah Secanggang, bukan di lokasi yang saat ini akan dibersihkan (di Pasar IX Desa Selemak).

Lebih jauh Kennedy mengungkapkan, upaya peningkatan produksi gula PTPN II hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala yang utamanya adalah
penguasaan terhadap lahan oleh penggarap. Khususnya di wilayah Kebun Helvetia, Deliserdang, Sumatra Utara. "Perusahaan menargetkan peningkatan produksi gula dalam negeri dengan mengoptimalkan pengembangan kebun tebu melalui kerja sama dengan petani," ujarnya.

PTPN II juga mendorong pengolahan pabrik gula Sei Semayang di Deliserdang. Namun program pemenuhan bahan pokok gula dan target swasembada dipastikan akan terhambat jika masih ada penguasaan lahan yang tidak sah.

Contohnya, pabrik gula Sei Semayang sempat berhenti beroperasi pada 2014 lantaran terkenda pemenuhan bahan baku tebu. Namun hambatan tersebut mulai terurai sejak 8.500 hektare setelah lahan tebu yang dikelola pabrik mulai menghasilkan. Pabrik Sei Semayang pun kembali mengiling tebu sejak Februari 2020 dengan kapasitas giling sebesar 4.000 ton per hari.

PTPN II juga berencana melakukan pengembangan area tanam tebu demi mendukung kontinuitas operasi pabrik gula Sei Semayang. Optimalisasi lahan HGU pun terus dilakukan, terutama terhadap lahan-lahan yang secara sah masih dikuasai PTPN II. Namun di lapangan masih ada lahan yang diusahakan pihak lain secara tidak sah, seperti yang banyak terjadi di wilayah Kebun Helvetia, Deliserdang, Sumut. (R-1)

Baca Juga

Istimewa

Kalsel Raih Tiga Emas LKS SMK XXVIII

👤Denny Susanto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:48 WIB
Kalsel sendiri berada di peringkat 5 dari 34 provinsi peserta LKS SMK Tingkat Nasional ke XXVIII tahun...
MI/Lilik Darmawan

Empat Posko Disiapkan Antisipasi Klaster Liburan Panjang

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:33 WIB
Ada empat titik yang nantinya dijadikan lokasi posko menghadapi liburan panjang di Banyumas, yakni di perbatasan seperti Pekuncen,...
Ilustrasi

Ketua IDI Kalbar Positif Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:59 WIB
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Kalimantan Barat dr Rifka MM menjalani isolasi mandiri karena dikonfirmasi positif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya