Rabu 30 September 2020, 15:00 WIB

1.356 RS Telah Ajukan Klaim Pelayanan Pasien Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
1.356 RS Telah Ajukan Klaim Pelayanan Pasien Covid-19

Antara
Petugas medis (kanan) merawat pasien di ruang rawat isolasi covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah-Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Aceh.

 

KEMENTERIAN Kesehatan RI mempercepat penyelesaian klaim biaya perawatan pasien covid-19. Hingga saat ini sudah ada 1.356 rumah sakit yang mengajukan klaim, menurut data Kemenkes.

“Kami melakukan percepatan pembayaran klaim kepada rumah sakit yang melayani dan merawat pasien covid-19, tentunya untuk menjaga cashflow (arus kas) dan mutu layanan rumah sakit," ungkap Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam keterangan resmi, Rabu (30/9)

Plt Dirjen Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kadir memaparkan, prosedur klaim dimulai dari pengajuan klaim oleh rumah sakit, pengajuan tersebut kemudian diverifikasi oleh BPJS Kesehatan, Kemenkes, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

“Selanjutnya dilakukan pembayaran uang muka oleh Kemenkes. Setelah proses verifikasi selesai dilakukan pelunasan klaim oleh Kemenkes, pembayaran diterima di rumah sakit,” lanjutnya.

Adapun upaya yang sudah dilakukan Kementerian Kesehatan dalam mempercepat klaim, antara lain menerbitkan Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19).

Sosialisasi Kepmenkes ini dilakukan secara daring dan serial ke institusi terkait (Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota, Rumah Sakit, Organisasi Profesi dan stakeholder lainnya

Lalu, diterbitkan juga Kepmenkes Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Petunjuk teknis klaim penggantian biaya pelayanan pasien penyakit infeksi emerging tertentu bagi RS yang menyelenggarakan pelayanan COVID-19.

Sosialisasi Kepmenkes dilakukan secara daring dan serial ke institusi terkait (Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota, Rumah Sakit, BPK, KPK, organisasi perumahsakitan di Indonesia, Organisasi Profesi dan stakeholder lainnya

Untuk mempercepat klaim, Kemenkes membentuk Tim Dispute Kemenkes dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti BPJS Kesehatan dan  dinas kesehatan provinsi.

Kemudian, dalam SE DIRJEN YANKES NO. JP.02.03/III/3602/2020 tgl 22 September 2020, Kemenkes juga meminta dinkes membentuk Tim Penyelesaian Klaim dan Klaim Dispute (TPKD) di wilayah masing-masing. Tim ini untuk memastikan koordinasi atas permasalahan klaim dan klaim dispute yang terjadi di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Covid-19.

Klaim penggantian biaya pelayanan pasien Covid-19 bisa diajukan secara kolektif kepada Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan. Selanjutnya, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan ditembuskan ke BPJS Kesehatan untuk verifikasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. (H-2)

Baca Juga

MI/akhmad Safuan

2021, Museum Berbentuk BLU

👤 (Aiw/H-2) 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 01:15 WIB
INDONESIA masih memiliki pekerjaan besar di bidang...
123RF

Kreativitas Dorong Kemandirian Bangsa

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 00:00 WIB
SETELAH lulus sekolah atau kuliah nanti mau bekerja di mana? Pertanyaan lumrah tersebut mulai saat ini rasanya tidak pas untuk ditanyakan...
Dok. Media Indonesia

MI Kembali Raih Penghargaan Koran Berdedikasi Berbahasa Indonesia

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:57 WIB
Ini merupakan kali kedua secara berturut turut Media Indonesia mendapatkan penghargaan dalam kategori yang sama, sebelumnya Media Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya