Rabu 30 September 2020, 09:45 WIB

Biden Tuding Trump Panik Hadapi Pandemi Covid-19

Faustinus Nua | Internasional
Biden Tuding Trump Panik Hadapi Pandemi Covid-19

AFP/Jim WATSON
Debat kandidat Presiden AS antara Donald Trump (kiri) dan Joe Biden di Cleveland, Ohio, AS.

 

KANDIDAT presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden mengkritik tanggapan Presiden Donald Trump terhadap pandemi covid-19. Hal itu diungkapkan Biden dalam debat terbuka calon presiden AS, Selasa (29/9) malam waktu setempat.

Biden mengatakan AS masih mencatat sekitar 40 ribu kasus baru covid-19 setiap hari. Dia kemudian merujuk pada komentar Trump kepada Bob Woodward bahwa Presiden itu meremehkan keseriusan virus untuk menghindari menimbulkan kepanikan.

Biden mengatakan kepada warga AS, "Anda jangan panik, dia (Trump) panik."

Baca juga: Trump dan Biden Saling Serang Soal Calon Hakim MA

Trump sekali lagi mencoba menyamakan pandemi covid-19 dengan pandemi flu babi 2009, dengan menuduh pemerintahan Obama salah menangani respons terhadap pandemi itu.

Biden pun menjawab dengan mencatat jumlah kematian akibat flu babi sekitar 14 ribu, sementara lebih dari 200 ribu warga AS telah meninggal karena virus korona.

Biden berpendapat Trump tidak dapat dipercaya untuk menangani covid-19. Dia mencatat Trump sebelumnya menyarankan warga AS dapat melindungi diri dari virus korona dengan menelan disinfektan.

Trump mengklaim komentar terkenal itu dibuat dengan sinis. Presiden AS itu pun kemudian berjanji vaksin akan tersedia segera, meskipun direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan vaksin tidak akan tersedia secara luas untuk publik AS hingga pertengahan hingga akhir 2021.

Setelah Biden mengkritik tanggapan Trump terhadap pandemi covid-19, presiden membalas dengan menghina kecerdasan lawannya.

"Tidak ada yang pintar tentangmu, Joe," kata Trump.

Trump pun mempertanyakan keefektifan masker sebagai alat mitigasi penyebaran covid-19. Biden membalas dengan menggarisbawahi bahwa para ahli kesehatan mengatakan 100.000 nyawa dapat diselamatkan selama beberapa bulan ke depan, jika warga AS secara konsisten memakai masker dan mempraktikkan jarak sosial.

Presiden menanggapi dengan mengklaim banyak ahli kesehatan mengatakan kebalikan tentang masker.

"Tidak ada orang serius yang mengatakan sebaliknya," kata Biden.

Biden mengatakan yang sudah jelas, para ahli kesehatan terkemuka, termasuk anggota gugus tugas covid-19 Gedung Putih, secara konsisten mendesak warga AS untuk mengenakan masker untuk membatasi risiko tertular dan menyebarkan virus jorona.

Biden kemudian menuduh Trump gagal membantu bisnis kecil AS yang menderita karena pandemi. Demokrat berpendapat bahwa negara itu melihat pemulihan ekonomi berbentuk K dari pandemi, yang berarti orang Amerika terkaya diuntungkan sementara rata-rata warga AS sedang menderita. (TheGuardian/OL-1)

Baca Juga

AFP/Johannes EISELE

PBB Batalkan Pertemuan Tatap Muka Setelah Staf Terkena Korona

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 11:39 WIB
Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir mengatakan bahwa layanan medis PBB merekomendasikan pembatalan sambil menunggu pelacakan kontak...
AFP

Pfizer Sebut Vaksin Covid-19 Masih Mungkin Tersedia di Tahun 2020

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 11:00 WIB
Pfizer mengatakan bahwa pihaknya bisa memiliki data pada bulan Oktober, yang mungkin telah memajukan proses menjelang pemilihan presiden...
AFP/Michal Cizek

Langgar Protokol Kesehatan, Menkes Rep Ceko Dipecat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 10:43 WIB
Menteri Kesehatan Rep Ceko Roman Prymula, pekan lalu, tertangkap kamera meninggalkan sebuah restoran yang seharusnya sedang tutup...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya