Rabu 30 September 2020, 07:47 WIB

PTPN Targetkan 2 Juta Ton Gula Konsumsi

mediaindonesia.com | Ekonomi
PTPN Targetkan 2 Juta Ton Gula Konsumsi

ANTARA/Fauzan
.

 

HOLDING Perkebunan Nusantara yang menjadi induk dari anak perusahaan PTPN menargetkan produksi gula konsumsi hingga 2 juta ton pada 2024. Ini sejalan dengan rencana kerja mereka yang akan meningkatkan luas tanam tebu.
 
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara Muhammad Abdul Ghani menjelaskan saat ini luas areal budi daya tebu baru mencapai 55.000 hektare. Dalam roadmap lima tahun PTPN, perseroan berencana meningkatkan luas areal tebu hingga dua kali lipat.

PTPN juga bekerja sama dengan Perhutani untuk memanfaatkan areal hutan sebagai budi daya tanaman tebu. "Kami akan pastikan bahwa ke depan PTPN akan membantu pemerintah untuk kemandirian gula. Paling tidak tahap pertama adalah gula konsumsi," kata Abdul Ghani dalam webinar diselenggarakan di Jakarta, Selasa (30/9).
 
Ghani menyebutkan bahwa untuk mencapai produksi gula 2 juta ton per tahun, setidaknya luas areal tanam yang harus ditambah mencapai 300.000 hekare dengan produktivitas tebu 7 ton per hektare. Selain meningkatkan produktivitas pada tanaman, PTPN juga akan menggaet investor strategis untuk meningkatkan kemampuan pabrik-pabrik gula yang saat ini mencapai 43 unit. Dari total tersebut, hanya 34 pabrik yang beroperasi dengan durasi hanya 100 hari.

Di sisi lain, perseroan juga akan mengurangi area lahan perkebunan tanaman lain, yakni karet dan teh. Keputusan perseroan untuk mengurangi lahan perkebunan karet dan teh ini berdasarkan kebutuhan gula nasional yang semakin meningkat.
 
Pada 2019, kebutuhan gula nasional mencapai sekitar 6 juta ton terdiri dari 3 juta ton gula konsumsi rumah tangga dan 3 juta ton untuk industri makanan dan minuman. Produksi gula dalam negeri baru mencapai 2,2 juta ton. (Ant/OL-14)

Baca Juga

Ilustrasi

Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Miliki Potensi Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:42 WIB
Menurut Deputi Gubernur Bank Indoensia (BI) Sugeng, melalui digitalisasi pula definisi sempit dari ekonomi dan keuangan syariah menjadi...
ANTARA/Asep Fathulrahman

Laba Bersih Wika Kuartal III 2020 Amblas 79% dari Tahun Lalu

👤 Fetry Wuryasti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:28 WIB
Jatuhnya laba Wika karena beban pendapatan kuartal III 2020 naik menjadi Rp9,49 triliun (+46,9%) dari kuartal II 2020 sekitar Rp6,42...
Antara

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pegadaian Lakukan Standardisasi Outlet

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:22 WIB
PT Pegadaian Persero melakukan standardisasi terhadap 220 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia pada tahun...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya