Rabu 30 September 2020, 06:50 WIB

Ini Upaya Dinas SDA DKI Antisipasi Banjir

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ini Upaya Dinas SDA DKI Antisipasi Banjir

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengoperasikan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur di Waduk Ria Rio, Jakarta Timur.

 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), bersama Suku Dinas (Sudin) SDA di setiap wilayah DKI Jakarta terus melakukan upaya antisipasi terjadinya genangan hingga banjir di musim hujan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari program Gerebek Lumpur, yaitu upaya pencegahan genangan dan banjir yang dilakukan secara serentak dan masif di lima wilayah Kota Adminstrasi DKI Jakarta.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Juaini menjelaskan kegiatan Gerebek Lumpur tersebut telah dimulai sejak Maret lalu. Mulai dari skala mikro yang dilakukan Satgas maupun gotong royong warga, hingga skala makro yang melibatkan alat berat untuk proses pengerukan kali/sungai, danau, serta waduk.

Baca juga: Cuaca Jakarta Diprediksi Cerah Hari Ini

"Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas saluran, mulai dari saluran mikro, saluran penghubung (Phb), kali/sungai, serta waduk pada saat musim hujan, sehingga daya tampungnya maksimal," jelas Juaini dalam keterangan resmi, Selasa (29/9) malam.

Di Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat, misalnya. Petugas bersama warga wilayah RW 01 gotong royong membersihkan saluran mikro dan penghubung (Phb) pada Senin (28/9). Hasilnya, sebanyak 500 karung berisi sedimen lumpur dan sampah berhasil diangkut dari saluran-saluran dari 6 RT.

Pembersihan saluran Phb juga dilakukan di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Sebanyak 750 karung berisi sedimen lumpur dan sampah diangkut petugas pada Senin (28/9) di saluran sepanjang 1.200 meter. Selain itu juga dilakukan pengecekan empat mesin pompa dengan kapasitas 100 hingga 500 liter per detik, genset, serta pintu air rumah pompa RW 04.

Upaya serupa turut dilakukan Satlak SDA Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pengangkatan sedimen dilakukan pada saluran air sepanjang 550 meter di Jalan Taruna V, RW 03, Kelurahan Serdang, Senin (28/9).

Kasatpel SDA Kecamatan Kemayoran Supriyadi mengatakan, saat ini, sepanjang 350 meter sendimen lumpur telah berhasil dikeruk, yang menghasilkan 120 karung berisi sedimen dalam sehari.

"Setelah kering, satgas SDA dengan truk KDO SDA lalu dibuang ke PLTU Ancol Jakarta Utara. Prediksi pengurasan saluran rampung akhir bulan Oktober nanti," terangnya.

Kemudian masih di Jakarta Pusat, pada hari sebelumnya, puluhan satgas SDA Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat melakukan normalisasi saluran air yang berada di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, pada Minggu (27/9). Normalisasi itu terkait perbaikan turap, pengurasan lumpur, dan memperlebar saluran untuk penanganan genangan air

Kasatpel SDA Kecamatan Gambir Satino mengatakan perbaikan saluran mengerahkan 20 satgas SDA Kecamatan Gambir. Lebar saluran yang semula hanya 80 sentimeter diperlebar menjadi 200 sentimeter. Dalam sehari, terdapat sekitar 80 karung sendimen lumpur diangkat dari saluran.

"Pengerjaan saluran telah berlangsung sejak Senin (21/9), sampai saat ini menggunakan tenaga manual. Prediksi perbaikan rampung akhir Desember mendatang," terangnya.

Sementara itu, Petugas Sudin SDA Jakarta Timur melakukan pengerukan Kali Cipinang di Cipinang Muara, Jakarta Timur, Minggu (27/9).

Pengerukan dilakukan dengan menggunakan alat berat yang bertujuan agar kapasitas kali dapat maksimal untuk menampung hujan.

Selain itu, turut dilakukan perbaikan saluran air di RT 03/01 Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara pada Sabtu (26/9) lalu.

Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Abdul Rouf mengatakan, pada pengerjaan perbaikan segmen satu ini, 6 personel SDA dikerahkan untuk memperbaiki saluran sepanjang 3,90 meter dengan kedalaman saluran 30 sentimeter, sekaligus melakukan pergantian paralon sodetan yang rusak.

Selain perbaikan saluran, petugas juga melakukan perbaikan beberapa bak kontrol yang rusak dan perlu pergantian tutup dengan lebar 40 x 40 sentimeter dengan kedalaman 30 sentimeter.

"Perbaikan kita prioritaskan di lokasi yang rawan genangan saat hujan dengan intensitas tinggi," ujarnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Pasien Isolasi Mandiri Wisma Atlet Berkurang 110 Orang

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:50 WIB
Update perkembangan pasien isolasi mandiri di Wisma Atlet ada pengurangan 110 pasien isolasi hari...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Kembali Berkurang 21 Orang

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:38 WIB
Data terbaru hari ini ada pengurangan pasien sebanyak 21 orang. Sehingga jumlah pasien yang masih dirawat berjumlah 1.240...
Ilustrasi

Guru SMA DKI Diduga Diskriminasi, PKS Minta Ada Pembinaan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 09:51 WIB
Dinas Pendidikan (Disdik) harus melakukan segera pembenahan dan pembinaan kepada para pendidik di DKI Jakarta, karena semua pendidik...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya