Rabu 30 September 2020, 05:46 WIB

Tenaga Kesehatan Target Vaksinasi

Ins/BY/X-3 | Humaniora
Tenaga Kesehatan Target Vaksinasi

Medcom.id
Ilustrasi

 

MULAI November hingga akhir tahun ini, Indonesia menerima pasokan vaksin dari Sinopharm dan Sinovac sebanyak 36 juta dosis. Demikian pernyataan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagaimana disampaikan Juru Bicara Kemenko Marves, Jodi Mahardi, kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

“Untuk kuartal keempat 2020, pemerintah menerima vaksin Sinovac dan Sinopharm sebanyak 36 juta dosis. Sebagian datang November. Kalau sampai 2021, Indonesia terima sekitar 370 juta dosis, tetapi datangnya bertahap,” kata Jodi.

Oleh karena itu, sebelum vaksin dari produsen Tiongkok itu datang, pemerintah tengah menyiapkan skema vaksinasi covid-19 bagi masyarakat. Menurut Jodi, vaksin yang disediakan pemerintah diprioritaskan untuk tenaga medis dan penerima bantuan pemerintah.

“Yang menjadi prioritas di tahap awal ialah tenaga kesehatan, aparat yang bertugas dalam penanganan covid-19, dan mereka yang berisiko tinggi terkena gejala berat,” jelas Jodi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebelumnya mengungkapkan, berdasarkan laporan Kepala Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Kusnandi, uji klinis tahap III yang berlangsung di laboratorium PT Bio Farma berjalan baik.

“Kami menerima laporan uji klinis berjalan lancar dan tidak diperoleh laporan efek berat,” ujar Retno sebegaimana dilansir dari situs Sekretariat Kabinet, Senin (28/9).

Pada 20-24 September, lanjut Retno, tim ahli Sinovac berkunjung ke Bandung untuk meninjau production site vaksin Bio Farma dan sekaligus melakukan observasi pelaksanaan uji klinis fase III yang tengah dilakukan Bio Farma dengan Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung.

“Kapasitas produksi vaksin Bio Farma sudah dinaikkan dari 100 juta menjadi 250 juta dosis,” lanjut Menlu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun sudah menjalin komunikasi dengan Sinopharm, G-42, dan otoritas Uni Emirat Arab (UEA) terkait pertukaran data uji klinis vaksin covid-19 yang diadakan di setiap negara tersebut.

“Pertukaran data ini sangat penting bagi BPOM untuk penggunaan vaksin yang berasal dari Sinopharm dan G-42. BPOM berhati-hati untuk memastikan keamanan, kemanjuran, dan kualitas vaksin tersebut,” tandas Menlu Retno. (Ins/BY/X-3)

Baca Juga

DOK ENESIS

OTG dapat Vitamin C 1000mg Gratis dari Amunizer

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:26 WIB
Gerakan 'Amunizer Bantu Indonesia Bangkit' ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala di...
ANTARA/Iggoy el Fitra

3 Tips Atasi Kecanduan Internet pada Anak

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:45 WIB
Kecanduan internet dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental...
ANTARA/ Indriyanto Eko.S

1.542 Relawan Vaksin Covid-19 Telah Dapatkan Suntikan Kedua

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:35 WIB
Masyarakat menunggu uji klinis vaksin covid-19 sukses dan aman digunakan untuk mencegah penyebaran virus korona yang hingga kini masih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya