Rabu 30 September 2020, 05:00 WIB

Belajar, Kunci bagi Anak Muda Hadapi Perubahan

BY/N-2 | Nusantara
Belajar, Kunci bagi Anak Muda Hadapi Perubahan

MI/BRIYANBODO HENDRO
Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI.

 

DI tengah pandemi, Lestari Moerdijat tidak berhenti menyuntikkan semangat kepada anak-anak bangsa. Kemarin, Wakil Ketua MPR RI itu memompa motivasi generasi muda untuk siap menghadapi berbagai perubahan.

Perubahan ialah keniscayaan. Karena itu, setiap generasi muda harus mampu beradaptasi menghadapi berbagai perubahan yang terjadi.

“Jangan pernah berhenti menjadi seorang pembelajar. Karena dengan belajar, kita akan selalu bisa mendapat jawaban atas masalah yang terjadi dan dihadapi,” ungkapnya dalam diskusi virtual bertema Disrupsi dan pandemi yang diikuti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung, di Hotel Papandayan, Bandung, kemarin.

Diskusi yang dimoderatori tenaga ahli Wakil Ketua MPR RI, Luthfi Assyaukanie, itu juga diikuti Menteri Perdagangan 2016-2019 Enggartias­to Lukita, anggota DPR RI Willy Aditya dan Muhammad Farhan, Direktur Digital Bisnis PT Telkom Indonesia M Fajrin Rasyid, serta CEO Media Group Mirdal Akib sebagai narasumber.

Lebih jauh Lestari menyatakan untuk beradaptasi, bangsa Indonesia sudah memiliki modal dasar berupa empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ialah solidaritas, gotong royong, kedermawanan, dan persatuan bangsa, bisa menjadi jawaban atas berbagai perubahan.

“Harus ada niat dari setiap anak bang­sa untuk mewujudkannya. Kita harus mengubah narasi kebangsaan men­jadi perintah bagi diri sendiri un­tuk mewujudkan NKRI yang adil dan makmur sebagai tujuan ber­­sama,” tandas kader Partai Nas­Dem itu.

Sementara itu, Enggartiasto Lukita menegaskan jawaban dari dampak perubahan ialah menjadikan pluralisme atau keberagaman menjadi sebuah kekuatan. “Generasi muda jangan hanya mencari kekurangan orang lain. Mereka harus bisa mencari peluang atas kekurangan.”

Fajrin Rasyid sepakat bahwa menghadapi perubahan dibutuhkan SDM yang mengedepankan fleksibilitas pola pikir dan perilaku. “Perubahan yang cepat membutuhkan perubahan mindset agar bisa cepat beradaptasi.” (BY/N-2)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Tiga Pelaku Pembobolan 16 Minimarket di Brebes Dibekuk

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:25 WIB
KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes Jawa Tengah membekuk tiga pelaku spesialis pembobolan minimarket di sejumlaah lokasi di Kabupaten/Kota di...
Antara

Langgar Prokes, Dua THM di Capital Building Ditutup

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 02:05 WIB
SATGAS Penanganan Covid-19 Mebidang menutup sementara dua tempat hiburan malam (THM) yang berada di Capital Building di Kota Medan karena...
Ilustrasi

Cilacap Diterjang Banjir dan Longsor

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 19 Oktober 2020, 22:16 WIB
Bencana banjir dan longsor menerjang sejumlah desa di Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) pada Senin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya