Selasa 29 September 2020, 20:05 WIB

Ekonomi Membaik, Menkeu Optimistis Pemulihan Terakselerasi di 2021

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Ekonomi Membaik, Menkeu Optimistis Pemulihan Terakselerasi di 2021

MI/Adam Dwi
Warga melintas di kawasan pusat bisnis Jakarta

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis, perekonomian nasional akan merangkak pulih pada triwulan III dan IV setelah tumbuh minus pada triwulan II di angka 5,32%. Dengan begitu, diharapkan pula akselerasi pemulihan ekonomi akan mulai terjadi pada triwulan I 2021.

"Ekonomi indonesia diproyeksi mulai pulih pada triwulan III dan triwulan IV dan akselerasinya terjadi di 2021. Kita proyeksikan di kisaran 5,0% dan tentu ini suatu pemulihan yang harus diupayakan dan jaga melalui berbagai kebijakan termasuk APBN," tuturnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (29/9).

Ia menambahkan, dalam upaya pemulihan ekonomi, terdapat beberapa faktor yang amat menentukan. Pertama, ialah penanganan kesehatan masyarakat. Selagi vaksin urung ditemukan, penerapan protokol kesehatan merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

Kedua, setelah nantinya vaksin ditemukan, kata Sri Mulyani, akan muncul persoalan terkait ketersediaan obat tersebut. Indonesia, disebut telah menjalin kerja sama dengan pihak internasional dalam pengadaan vaksin dan turut melakukan pengembangan dalam negeri.

"Kita lihat, timeline dari vaksin diperkirakan bisa mengurangi ketidakpastian terutama pada akhir tahun ini dan awal tahun depan. Ini tentu mempengaruhi swing dari pemulihan ekonomi. Kalau bisa dapatkan vaksin dan vaksinasi cukup luas, kita mampu akselerasi pemulihan ekonomi juga," jelas dia.

Secara pararel, pemerintah juga terus mengoptimalisasi program PEN. Program stimulus itu akan dilanjutkan hingga 2021 untuk mengakselerasi perbaikan tingkat permintaan dan penawaran guna menggerakkan ekonomi Tanah Air.

Baca juga : Beri Bantuan ke UMKM, Jokowi: Jangan Patah Semangat

Di sisi permintaan, gelontoran bantuan sosial akan dilakukan kepada masyarakat. Tujuannya ialah untuk menjaga daya beli serta menjaga kemampuan ketahanan keluarga miskin dan rentan.

Pada sisi penawaran, dunia usaha menjadi titik sasaran yang akan dituju pemerintah melalui insentif pajak, bantuan kredit dan penjaminan. Skala usaha yang akan dibidik mulai dari usaha mikro hingga koorporasi nasional.

Lebih dari itu, di 2021 pemerintah juga berfokus untuk mengokohkan pondasi perekonomian Indonesia guna mewujudkan visi Indonesia maju yang kompetitif, produktif dan inovatif. Beberapa upaya yang akan ditempuh ialah reformasi ekonomi melalui RUU Cipta Kerja, reformasi anggaran dan membangun lembaga pengelola investasi (Sovereign Wealth Fund/SWF).

"Itu merupakan berbagai langkah dan tools untuk bisa akselerasi peningkatan investasi di dalam rangka meningkatkan produkitvitas, daya saing dan iklim investasi. Kita berharap, 2021 terjadi juga pertumbuhan ekonomi global yang lebih positif sehingga faktor eksternal jauh kondusif," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu bilang, di 2021 seluruh negara memiliki prospek ekonomi yang positif, pun demikian dengan Indonesia. Akan tetapi, optimisme tu juga dibarengi dengan peningkatan kewaspadaan dampak pandemi yang dinilai masih akan menyelimuti perekonomian global.

"Ada optimsime yaitu terjadi pemulihan ekonomi, harapan bahwa penaanganan covid dan penyembuhan lewat vaksinasi dan sense determinasi atau tekad untuk menjalankan reformasi dalam rangka bangun pondasi ekonomi lebih kuat. Ini dilakukan terus menerus dengan instrumen, terutama fiskal yaitu APBN," pungkas dia. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Ari Bowo Sucipto

Bangun Talenta Kaum Muda

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 11:28 WIB
Daya saing pemuda Indonesia harus kuat sebagai generasi pemimpin masa depan serta andal dan unggul di negeri sendiri dan...
MI/Akhmad Safuan

UU Cipta Kerja Bidang Pelayaran Tingkatkan Daya Saing Kemaritiman

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 10:19 WIB
Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, menyebut UU Cipta Kerja Bidang Pelayaran akan mampu mempercepat kemajuan di sektor...
Antara

Produsen Sepeda Motor Listrik Singapura Incar Pasar Indonesia

👤Antara 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 10:05 WIB
Saat ini tercatat setidaknya ada 120 juta sepeda motor di Indonesia dengan kurang dari 0,1% di antaranya adalah sepeda motor...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya