Selasa 29 September 2020, 17:35 WIB

Budiman Sudjatmiko: Pak Gatot, Anda Sehat?

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Budiman Sudjatmiko: Pak Gatot, Anda Sehat?

MI/SUSANTO
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo

 

POLITIKUS PDIP Budiman Sudjatmiko tampaknya tidak habis pikir dengan langkah mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang dianggap terus memprovokasi masyarakat dengan isu PKI. Terakhir, Gatot mengumpulkan massa di Surabaya yang dibungkus dengan kegiatan deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang akhirnya dibubarkan polisi karen tidak memiliki izin dari Satgas Penanganan Covid-19.

Budiman melalui akun twitternya @budimandjatmiko, Selasa (29/9), mengutip kata-kata seorang peserta yang ikut dalam kegiatan Gatot di Surabaya, kemarin, seperti terekam dalam wawancara sebuah stasiun televisi swasta. Ia akhirnya harus kembali ke kampungnya karena acara tidak jadi digelar. 

“PKI sudah ndak ada..ini ndak ada. Ini ndak ada acara. Yo wis..mulih,” kata peserta yang sudah sepuh tersebut.

Budiman pun mengaku kasihan dengan ungkapan perasaan nenek sepuh tersebut. 'Kasihan mbok-mbok tua ini dari jauh mau ikut acara tapi PKI-nya ndak ada. Pak Gatot, anda sehat? Atau sudah gak relevan pertanyaaan ini? Nek ora edan ora kumanan ya seperti kata Ronggowarsito?' lanjut Budiman.

Petuah Ronggowarsito yang dikutip Budiman kurang lebih artinya 'akan datang saatnya jaman edan. Orang yang tidak ikut edan-edanan tidak akan mendapatkan bagian. Namun sebesar apapun untungnya orang edan, masih lebih untung orang yang sadar dan waspada'.

Gatot Nurmantyo sudah cukup sering bicara soal Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada 2016, dia menengarai isu PKI bisa saja diembuskan pihak tertentu untuk mengadu domba anak bangsa. Namun saat ini Gatot mengaku merasakan kebangkitan PKI dan itu ada sejak 2008. 

Bukan hanya itu, belum lama ini Gatot menuding PKI, partai yang dinyatakan terlarang di Indonesia sejak 54 tahun lalu, ada di pemerintahan Joko Widodo. Satu contoh, kata dia, ia dicopot sebagai panglima sebelum waktunya karena mewajibkan bawahannya untuk nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI. 

“Saat itu saya punya sahabat dari PDIP meminta untuk dihentikan [nonton bareng G30S/PKI]. Kalau tidak Pak Gatot akan diganti. Tapi saya gas, karena ini benar-benar berbahaya. Dan saya benar-benar diganti,” ujar Gatot.

Bukan hanya itu Gatot juga menuding PKI berada di balik RUU Haluan Ideologi Pancasila, peraturan yang dimotori PDIP. Menurutnya regulasi ini dimaksudkan untuk mengubah Pancasila. 

Dan menurut dia yang hendak mengubah Pancasila, "siapa lagi kalau bukan PKI?” kata Gatot. Tudingan lain dari Gatot ke pemerintahan Jokowi adalah peringatan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila. Sejak 2017, pemerintahan Jokowi menetapkan 1 Juni sebagai hari libur untuk memeringati hari lahir Pancasila. 

Pada era Orde Baru, masyarakat dilarang memperingati itu. “1 Juni adalah konsep trisila dan ekasila yang disampaikan Bung Karno. Maka mereka (PKI) sudah investasi,” klaim Gatot. (P-2)

Baca Juga

ANTARA/Asep Fathulrahman

Ada Wewenang Diskresi Kepala Daerah di UU Cipta Kerja

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:08 WIB
UU Ciptaker juga mengamanatkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar mempercepat penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah...
ANTARA/Kemal Tohir

Polri Tegaskan Penangkapan Sugi Nur Sesuai Prosedur

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:07 WIB
Sugi Nur ditangkap lantaran dianggap telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan...
Dok MI

Psikolog Sebut Polisi Rentan Salah Gunakan Narkoba

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:34 WIB
Tuntutan menuntaskan kasus dengan cepat bisa membuat kesehatan jiwa polisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya